Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 90 - Gelap



...***...


"Aku akan membantu kalian. Turunlah," kata evolver yang membuat teman-temannya bisa bernapas dalam air.


Elvina dan William mengangguk dan bersiap untuk turun. Tiba-tiba Joe kembali melancarkan serangannya hingga membuat evolver di bawah sana bergerak menyelam untuk menyelamatkan diri.


Serangan itu nyaris mengenai Elvina dan William. Beruntung mereka berdua mampu menyelamatkan diri dan melompat ke air. Elvina dengan refleks menggunakan kekuatannya untuk menciptakan perisai gelembung yang dalam seketika membuat tubuh mereka terapung di permukaan air.


"Itu mereka!" Fokus keduanya tersita begitu sadar perisai ilusi Luna hancur akibat serangan tadi.


Joe dan teman-temannya bisa melihat Elvina dan William dengan jelas. "Kejar!" teriak Joe mengintruksi.


"Lari Will! Lari!" Elvina berucap panik. William bergegas menggunakan kekuatannya untuk berlari.


Berbeda dengan teman-temannya, mereka malah mengambil jalan lurus dan terus bergerak maju. Sementara itu, teman-teman mereka bergerak menuju tepi untuk bersembunyi.


Joe dan anak buahnya turun dari atas kapal dan mengejar Elvina serta William. Berlari di atas permukaan air yang membeku, berusaha untuk menangkap mereka berdua.


Elvina berusaha mempertahankan kekuatannya walau beberapa serangan sempat mengenai perisainya.


William terus berlari walau tak tahu harus lari kemana. Sejauh yang dilihatnya hanyalah air yang membeku bersama dengan waktu yang berhenti.


"Lebih cepat Will!" Elvina semakin cemas ketika tubuhnya mulai merasa lemas.


William mempercepat laju larinya hingga mereka tanpa sadar tiba di tengah lautan. Di sana, Joe dan teman-temannya terus mengejar mereka dan berusaha menangkapnya. Beberapa kali mereka terus melancarkan serangannya, beruntung Elvina mampu menghindari setiap serangan dari mereka.


William terus fokus berlari hingga mereka tiba di sebuah tempat yang diliputi kabut yang begitu tebal.



"Dimana kita? Apa yang harus kita lakukan?" William kebingungan.


"Terus saja berlari! Mereka masih mengejar kita!" kata Elvina yang sudah tidak kuat lagi.


William kembali melaju dengan Joe yang terus mengejar mereka. Mereka melangkah semakin dalam diantara kabut yang makin lama, makin tebal.


Elvina kehabisan energinya. Tepat ketika Joe menyerang mereka, seketika tubuh mereka terhempas jatuh ke dalam laut.


Elvina dan William tak sempat untuk berusaha berenang dan kembali menuju permukaan. Tubuh mereka lebih dulu lunglai hingga perlahan pandangan mata mereka kabur.


Berakhir sudah… mereka pasti akan menangkapku dan William, batin Elvina. Ia tak bisa bernapas. Oksigen semakin menipis bersamaan dengan tubuhnya yang semakin jatuh ke dasar.


William di sisinya pun sama. Elvina menoleh ke arah adiknya, meraih tangan William dan berusaha untuk menggenggam tangannya serat agar tidak terpisah walaupun tubuhnya semakin lemas.


Pandangan mata mereka semakin kabur. Terus mengabur hingga berubah gelap. Seterusnya, Elvina tidak dapat mendengarkan apa-apa selain suara keheningan.


Elvina terpejam dengan kesadaran yang terus berkurang, walaupun tak sadar sepenuhnya, namun Elvina dapat merasakan sesuatu bergerak di sekitarnya. Ada sesuatu yang bergerak menyentuh tubuhnya, namun ia tidak tahu apa itu.


Elvina bisa merasakan sentuhan itu semakin jelas begitu tubuhnya terus turun hingga hampir mencapai dasar.


Detik berikutnya. Elvina benar-benar pingsan dengan hanya kegelapan yang dilihatnya.


...***...