Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 490 - Berlari menuju bahaya



...***...


"Bagaimana kalian bisa berhadapan dengannya?" tanya Rei.


"Dengannya?" Lucy menampakkan wajah bingung.


"Maksudku adalah evolver yang berusaha menyerang kalian. Apa sebenarnya hubungan kalian dengan para evolver itu? Semula, kalian berusaha mengejar lelaki yang bersama Andrich, lalu sekarang… kalian juga berhadapan dengan salah satu evolver? Aku yakin, kalian bukanlah polisi London yang sedang berusaha menangkap buronan yang melarikan diri dari penjara." Rei menatap Lucy dan Aland penuh curiga.



Teka-teki tentang Lucy dan Aland sudah cukup membuatnya jengkel karena harus terus bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya mereka.


Dalam lubuk hatinya yang terdalam, Rei benar-benar yakin kalau Lucy dan Aland bukanlah polisi.


Air muka Lucy dan Aland tampak datar walaupun hatinya cukup terkejut karena Rei ternyata memiliki insting yang lebih kuat dibanding yang mereka duga.


"Begini, aku dan Lucy sedang mencari lokasi untuk proyek yang sedang kami kerjakan. Tapi secara tidak sengaja kami bertemu dengan lelaki itu," jelas Aland yang berusaha untuk tenang dan menghadapi setiap pertanyaan yang di lontarkan oleh Rei dengan hati-hati.


"Lalu bagaimana dengan Lucy? Lelaki tadi bilang dia datang untuk menangkap Lucy. Siapa Lucy?"


Lucy dan Aland semakin tercekat. Mereka benar-benar tidak menyangka akan semudah ini untuk identitasnya di pertanyakan.


"Huft~" Lucy menghela napas pelan.


"Baiklah, akan aku jelaskan semuanya," gumam Lucy dengan wajah tertunduk.


Aland dan Rei spontan menoleh ke arah wanita yang baru saja bicara itu.


"Lucy itu adalah aku…" gumam Lucy pelan.


Aland membulatkan kedua matanya mendengar pengakuan Lucy.


Rei justru menampakkan respon berbeda. Ia tampak bingung.


"Nama asliku memang Liana. Tapi orang-orang di London memanggilku dengan sebutan Lucy. Lalu mengenai orang tadi, aku juga tidak tahu siapa dia. Tapi yang pasti, lelaki itu sudah mengikutiku selama satu tahun. Dan dia terus saja berusaha untuk menangkapku. Berulangkali aku berhasil lolos, bahkan sampai aku akhirnya tiba di Indonesia dan bertemu dengan pria itu. Tak kuduga, dia juga ternyata akan menemukanku di sini," jelas Lucy panjang lebar.


Rei terdiam berusaha mencerna setiap kalimat yang berloncatan keluar dari mulut Lucy.


Itu berarti… Liana juga adalah target mereka? Louis menanggapi lebih dulu dengan wajah terkejut.


Rei menatap pria albino itu, meminta penjelasan.


Apa maksudmu, Lou? tanya Rei.


Begini, tuan. Orang yang tadi berusaha menangkap Liana adalah evolver 'kan? Kalau begitu, bukankah kita bisa menarik kesimpulan kalau Liana juga merupakan salah satu calon evolver yang berusaha mereka tangkap tapi terus lolos?


Oh. Benar! Aku mengerti, sekarang. Jadi itu alasannya, dia berusaha menangkap Liana? Tapi… kalau Liana selama ini berusaha untuk mengejar pria yang selama ini berusaha menangkapnya, bukankah sama artinya dia dengan berlari menuju bahaya?


Tuan, benar.


Rei menatap bergantian Lucy dan Aland.


"Aku mengerti sekarang apa alasan lelaki itu terus saja mengejarmu. Dia berusaha menangkapmu karena kau adalah salah satu target yang nantinya akan mereka ubah menjadi evolver seperti aku, Elvina dan William."


"Apa?" Aland tersentak. Sementara Lucy, sudah tahu itu sebelumnya.


"Aku tahu," sahut Lucy.


"Kau tahu?" Aland menoleh pada rekannya.


"Ya," jawabnya, mengangguk.


...***...