Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 575 - Bertemu Luna



...***...


"Di sana!" Lucy dan Aland menatap ke arah menara. Dari arah jendelanya, mereka bisa melihat Arleta yang sedang sibuk membaringkan tubuh Rei ke atas ranjang tidur yang ada.


"Kita harus naik ke sana!"


"Tunggu, bagaimana kalau di dalam ada banyak penjaga? Jumlah kita hanya berdua, dan kalau sampai ada banyak penjaga, maka kita yang akan kalah karena kekurangan jumlah!" Aland menahannya.


"Tapi kita tidak bisa membiarkannya begitu saja. Kita cari cara lain agar kita bisa naik ke sana!"


Lucy berlari dengan sekuat tenaga. Aland ikut mengekor dibelakangnya.


Mereka lalu menghampiri menara di bagian barat yang mereka lihat.



...*...


Brukk!


William tidak sengaja menabrak seseorang dari arah belakang. Membuat mereka terjatuh bersamaan.


"Arghh!" William meringis kesakitan.


"Luna!" Fero dan Daisy segera menghampiri wanita itu yang baru saja di tabrak William.


"Kau tidak apa-apa?" Daisy berjongkok membantunya.


"Aku baik-baik saja," gumam Luna pelan.


William terdiam. Ia membuka matanya dan menatap ke depan, berusaha mencari tahu siapa yang baru saja ditabraknya.


Tapi di saat yang bersamaan, matanya beradu tatap dengan Fero di sana.


"Kau!" ucap mereka serentak dengan wajah kaget. Hal itu spontan menyita perhatian Luna dan Daisy. Mereka lantas menoleh ke arah William.


"William?" kata mereka dengan wajah terkejut dan sama-sama serentak.


"Luna, Fero, Daisy!" William bangkit sambil tersenyum.


"Aku kira siapa yang baru saja menabrak ku." Luna melerai pelukan mereka.


"Kau baik-baik saja? Bagaimana kabarmu selama ini?" tanya Fero.


"Kami sangat mencemaskanmu, selama ini kau kemana saja?" Daisy menimpali.


"Aku sangat terkejut karena bisa bertemu kalian di sini. Keadaanku baik-baik saja, dan mengenai apa yang terjadi…, ceritanya panjang. Yang pasti ada satu hal yang ingin aku tanyakan. Kenapa kalian bisa ada di sini?" William menatap mereka dengan raut wajah bingung.


"Kami akan jelaskannya nanti. Sekarang bagaimana kalau kau ikut dengan kami menemui yang lain?"


"Maksudmu, kalian tidak hanya bertiga?"


"Semuanya ada di sini. Ayo!" Fero berbalik, hampir melangkah. Tapi William langsung menghentikannya.


"Aku tidak bisa pergi. Aku sedang mencari seseorang. Selain itu, aku harus menemui kakakku dulu."


"Maksudmu, Elvina? Bagaimana kabarnya sekarang?"


"Kabarnya baik, dan kalau begitu biar aku temui dia dulu. Aku akan membawanya ke sini menemui kalian."


"Baiklah, kami akan menunggu di sini."


William segera menggunakan kekuatannya. Berlari menuju tempat dimana Elvina semula berada. Ia harus memberitahu pada kakaknya bahwa dia bertemu dengan Luna dan yang lainnya.


...*...


Melinda terus berjalan, mencari Andrich yang tak kunjung dia temukan dimanapun. Ia terus menyuruh koridor, sampai kemudian dia tiba di depan ruangan profesor.


Melinda menghentikan langkahnya saat ia tidak sengaja melihat lelaki itu keluar dari dalam sana.


Profesor! Gawat. Kalau aku sampai bertemu dengannya dan profesor menanyakan banyak hal mengenai kemana aku selama ini, atau tentang Andrich…, itu akan menjadi masalah besar. Lebih baik aku menghindarinya. Melinda membatin. Wanita itu terdiam sejenak, memperhatikan profesor yang entah kenapa tampak tergesa-gesa.


"Profesor sepertinya sangat tergesa-gesa, kemana dia akan pergi?"


Melinda terus menatapnya. Sampai kemudian lelaki itu berjalan dengan buru-buru menuju lorong pintu keluar.


...***...