Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 607 - Dorothy dan Rei



...***...


Waktu berlalu. Sudah hampir dua jam lamanya Dorothy mengikuti lelaki itu. Tapi dia sama sekali tak pergi menemui Martin.


Lelaki itu—Derek sejak tadi hanya berjalan-jalan di hutan tanpa berniat untuk menemui Martin seperti yang dia ucapkan.


Setelah pulang dari kapal, Derek justru malah memutuskan jalan-jalan di hutan sambil menikmati pemandangan alam di sana. Hal ini benar-benar membuat Dorothy kebingungan.


Aku sudah mengikutinya sejak tadi, tapi kenapa tidak terjadi sesuatu? Sejak tadi dia cenderung hanya jalan-jalan di hutan sambil menikmati pemandangan yang ada. Aku pikir dia akan pergi melakukan hal yang penting ke sini dengan lelaki itu.


Dorothy menghentikan langkahnya. Ia mulai merasa lelah, dan ternyata mengikuti Derek hanya membuatnya berputar-putar di hutan belantara ini.


Sepertinya aku sudah berada di sini terlalu lama. Luna dan yang lainnya pasti mencemaskan ku, dan mencariku sejak tadi.


Sepertinya aku harus kembali secepatnya.


Dorothy beranjak bangun dari tempatnya. Ia menatap ke arah dimana Derek terakhir kali terlihat. Saat ia sadar, ternyata Derek telah menghilang dari pandangannya. Sepertinya lelaki itu sudah kembali melanjutkan perjalanannya, menikmati pemandangan di hutan ini.


"Aku ingin sekali mengikutinya lagi. Tapi aku benar-benar tidak bisa. Kalau aku terlalu lama, Luna dan yang lain pasti cemas dan mengira terjadi sesuatu denganku."


"Lebih baik aku kembali saja."


Dorothy beranjak meninggalkan tempat itu. Ia berjalan menyusuri hutan menuju ke tepi pantai. Ia harus kembali ke pulau seberang.


Alih-alih menemukan jalan pulang dengan mudah, Dorothy justru nyaris tersesat karena ia lupa arah jalan pulang.


"Tadi, aku datang dari arah mana ya? Apakah ke sini? Atau ke sana?" Dorothy menggaruk kepalanya. Ia menemukan jalan yang tampak sama.



Suara sesuatu dari arah tebing membuat Dorothy tersentak kaget dan spontan beralih fokus ke arah datangnya suara. Dari arah yang di dengarnya, ia melihat seorang lelaki yang baru saja terjatuh dengan penampilan yang teramat berantakan. Dia mengenakan pakaian operasi yang sudah begitu tak berbentuk. Beberapa bagian bajunya robek, dan hampir seluruh bagian bajunya kotor. Begitu juga dengan wajahnya.


Dorothy tercekat. Tubuhnya langsung membatu saat melihat lelaki itu bergerak.


"Arghh…." Rei meringis menahan sakit. Ia beranjak dari tempatnya dan memegangi bagian tubuhnya yang terluka.


"Huh?" Dorothy mengerutkan kening. Entah kenapa, ia merasa Rei seperti seorang evolver yang berusaha melarikan diri.


Laki-laki itu…, apakah dia evolver? Kenapa dia ada di sini? Dorothy melangkah, hendak mendekat ke arahnya.


Tapi langkahnya lebih dulu di sadari oleh Rei. Lelaki itu spontan bergerak membuat jarak di antara mereka yang membuat Dorothy langsung diam menghentikan langkahnya.


Rei dan Dorothy terdiam beradu tatap satu sama lain. Mereka saling pandang untuk beberapa saat sebelum akhirnya mereka mendengar suara teriakan para penjaga yang langsung menyita perhatian mereka.


"Cepat cari dia lagi!" teriak para penjaga yang langsung membuyarkan fokus mereka.


"Sial…" gumam Rei pelan. Ia segera bangkit dengan tertatih dan berlari dengan sisa tenaganya.


Dorothy hendak mengejarnya, tapi ia mengurungkan niatnya karena melihat para penjaga yang semakin mendekat.


"Gawat! Mereka tidak boleh sampai tahu kalau aku ada di sini." Dorothy segera bersembunyi di dalam semak-semak yang ada guna menghindari mereka.


...***...