Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 360 - EA



...***...


"Aku mohon jangan lakukan itu, prof…"


"Kalau begitu jangan kecewakan aku. Kau adalah orang yang benar-benar aku percaya untuk menangani kasus ini, jangan membuatku menarik kalimatku sendiri dengan menggantikan posisimu dengan penjaga lain. Tangkap Elvina dan William, lalu pastikan mereka kembali ke laboratorium dalam waktu kurang dari dua Minggu. Bisa?"


"Baik prof, aku mengerti."


"Bagus. Kalau begitu selamat bekerja, dan ingat untuk selalu memberitahuku mengenai prosesnya."


"Iya, prof."


Hologram pada telecosysnya lenyap dari hadapannya. Joe diam tanpa kata saat pembicaraannya dengan profesor berakhir.


Sekarang apa yang harus aku lakukan? Bagaimana cara agar aku bisa menangkap Elvina dan William sementara aku terus gagal? Joe memutar otaknya, berusaha mencari cara agar ia tidak gagal dalam menangkap kedua kakak-beradik itu.


Demi mempertahankan kebebasanku di sini, aku akan pastikan aku berhasil menangkap Elvina dan William dalam waktu kurang dari dua Minggu. Joe mengepalkan kedua tangannya erat.



...*...


London, Inggris.


Pria itu, menghampiri tempat dimana anak buahnya berada.


Semua orang yang bertemu dengannya di gedung itu seketika membungkuk memberi hormat.


Ia terus melangkah sampai bertemu dengan Philip yang kini berdiri di paling ujung di antara deretan orang-orang yang menyambut kedatangannya.


"Tuan." Philip membungkuk, memberikan hormat pada lelaki yang menjadi tuannya.


"Maaf tuan, tapi kami belum mendapatkan informasi apapun dari agen EA yang bertugas."


"Apa?! Kenapa bisa? Memangnya apa saja yang dilakukan agen EA? Sampai-sampai kalian belum mendapatkan informasi apa-apa?"


"Kami sudah bertanya mengenai alasannya, dan mereka bilang kalau kedua buronan kita lebih cerdik dari yang kita duga."


"Kenapa bisa? Apakah kalian sama sekali tidak bisa melacak keberadaannya?"


"Belum, tuan."


Pria itu menghela napas panjang. Ia benar-benar tak menduga kalau Derek lebih istimewa dari yang ia bayangkan.


Selain chip yang selalu rusak setiap kali terpasang di otaknya, ternyata Derek juga mampu berpikir lebih cerdik daripada para evolver penjaga lainnya.


Aku tidak mengira kalau dia secerdik ini sampai membuat agen EA kesulitan melacak keberadaan mereka. Sepertinya, aku memang tidak bisa menggunakan cara ini untuk membuatnya melunak. Aku harus memikirkan cara lain agar mereka mau mengikuti perintahku dan mengambil seluruh hasil penelitiannya sebelum serum itu selesai di ciptakan, batin pria itu.


"Minta agen EA untuk terus menyelidiki keberadaannya. Jika ada perkembangan, segera hubungi aku. Biar aku sendiri yang menangani kasus ini. Aku akan membuat Derek mengikuti perintahku untuk menghentikan penelitiannya."


"Baik, tuan. Kami akan segera memberitahukan pada tuan kalau ada perkembangan yang kami terima dari agen EA."


"Bagus. Sekarang aku ingin tanya mengenai perkembangan tugas kalian. Bagaimana hasilnya? Apakah kalian bisa menangkap target istimewa kita itu?" tanya pria itu pada Philip.


Wajah Philip berubah pucat dengan keringat yang seketika membasahi keningnya. Ia sudah menduga sejak awal kalau tuannya akhirnya pasti akan bertanya mengenai kasus yang sedang mereka tangani.


"Maaf, tuan. Tapi kami belum berhasil menangkapnya. Target kita yang satu itu terlalu sulit untuk ditangkap. Dia begitu licin seperti belut, ditambah kemampuannya sangat mumpuni dalam beladiri. Kami sering di buat kewalahan menghadapinya," Philip berterus terang.


...***...