
...***...
Mereka terus bergerak. Hanya tinggal satu putaran lagi seperti petunjuk dari Dorothy yang di katakan pada Hera. Tapi tepat, ketika mereka hendak menyelesaikan putaran ketiga, kapal mereka mendadak mengenai serangan salah satu evolver penjaga yang dalam seketika membuat kapal terbakar dan seluruh bagian kapal terlihat.
"Api!" pekik salah satu penduduk panik. Semua orang seketika berteriak dan berlarian ke arah lain guna menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar kapal mereka.
"Itu mereka!" teriak di bagian belakang begitu menyadari ada hal yang terbakar dihadapan mereka walaupun mereka tak dapat melihat benda apa itu.
"Bagaimana ini? Apinya terus menjalar kemari," ujar salah satu evolver yang semakin panik begitu sadar apinya terus menghampiri bagian lain kapal.
Elvina dan beberapa evolver lain yang sudah merasa lebih baik, hanya bisa terdiam dengan raut wajah cemas.
"Tidak ada pilihan lain," ujar Fero yang terlihat mulai lemas. Semua orang menoleh ke arahnya.
"Apa maksudmu dengan tidak ada pilihan lain?" Hera tidak suka dengan ucapannya.
"Kita semua harus melompat dan berenang. Hanya itu, satu-satunya cara agar kita bisa selamat!" tutur Luna memperjelas maksud Fero.
"Berenang? Beberapa di antara kita the bisa berenang, ingat?" Salah satu evolver angkat suara.
"Lalu kalian memiliki pilihan lain?" Luna menoleh ke arah mereka. Raut wajah panik semakin terlihat jelas dari mereka semua.
Evolver yang tadi menyerang, kembali menyerang dan menembak kapal mereka hingga membuat api semakin berkobar hebat.
Kapal bergoyang dan terus bergerak condong sampai membuat mereka nyaris tenggelam, semua orang berteriak panik begitu kapal miring ke satu arah.
"Tidak ada waktu lagi!" Luna melompat ke dalam air lebih dulu. Semua orang yang melihat itu, spontan menceburkan diri juga karena tak memiliki pilihan lain.
Elvina dan William baru saja hendak menceburkan diri mereka ikut ke dalam air bersama dengan semua teman-teman mereka yang sudah berada di dalam laut. Berenang, dengan beberapa diantara mereka dibantu oleh lumba-lumba yang di panggil untuk membantu mereka. Namun, keadaan mendadak berubah ketika air mendadak berhenti mengalir dan membeku seakan-akan waktu berhenti.
"Joe menggunakan kekuatan menghentikan waktunya, semua lumba-lumba tidak bisa bergerak," ucap satu evolver panik.
"Tidak ada pilihan lain. Ayo berenang." Luna memasukkan tubuhnya ke dalam air. Menyelam dengan di ikuti oleh Kevin, Hera dan Daisy. Fero tak lupa bergerak di belakang mereka.
"Aku akan membantu kalian." Evolver yang baru dibantu Luna berucap. "Aku memiliki kemampuan untuk bernapas dalam air. Aku akan membantu kalian bernapas," ucapnya yang segera bergerak membantu mereka semua agar bisa bernapas di dalam air dengan menggunakan gelembung yang ia ciptakan.
Semua evolver yang tak bisa berenang itu, berpegangan pada evolver tersebut dengan salah satu diantara mereka memegangi Amanda yang tak bergerak. Wanita itu membeku bersamaan dengan waktu yang berhenti.
"Apa yang kalian lakukan? Cepat turun!" teriak Kevin begitu sadar William dan Elvina masih bertahan di kapal yang bahkan sudah benar-benar berdiri dengan api yang terus menjalar menghampiri bagian atas tempat mereka berpegangan pada pagar.
"Aku bantu."
...***...