Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 644 - Jawaban yang berarti



...***...


"Kenapa kau harus membawaku? Apa tujuanmu?"


"Pertanyaan yang bagus. Aku datang kemari dan berniat membawamu sebenarnya hanya karena aku ingin memenuhi semua janjiku yang belum sempat aku penuhi padamu."


"Janji?"


"Ya, janji. Aku benar-benar merasa tidak tenang, dan berulang kali merasa bersalah karena aku tidak bisa menepati janjiku padamu. Maka dari itu, aku mencarimu hingga ke zaman ini dan berharap aku bisa membawamu kembali agar aku bisa menepati semua janjiku. Rasanya, terdengar egois bukan?"


"Memangnya darimana kau berasal?"



"Dari sebuah tempat yang jauh, dan bahkan tidak akan pernah bisa kau bayangkan, serta tempat yang tidak akan pernah kau ingat. Karena ingatan tentang semua itu, terkubur dalam-dalam di memori otakmu."


"Mungkin aku tidak tahu darimana kau berasal. Tapi mendengar ucapanmu barusan, sepertinya kau sangat menyesal sampai-sampai kau melakukan segala cara agar bisa memenuhi janjimu."


"Sangat. Bahkan, aku sampai-sampai merasa tidak ada artinya lagi aku hidup kalau aku tidak bisa memenuhi janji itu."


"Benarkah? Tapi bagaimana jadinya kalau kau bahkan tidak mengingatku? Apakah kau akan tetap mengatakan hal yang sama?"


"Kalau aku jadi kau, dan menganggap bahwa janji itu sangat penting bagimu…, mungkin aku akan melakukan hal yang sama. Aku akan berusaha menemui orang itu dan memenuhi janjiku agar aku bisa merasa lega. Tapi aku tidak akan memaksanya kalau dia tidak ingin pergi bersamaku. Karena di situlah aku akan sadar usahaku sia-sia, dan itu artinya aku harus rela melepaskan semua janji itu. Bagaimanapun, kau harus tetap bertahan hidup. Setidaknya suatu saat, janji itu akan membawamu menuju sebuah perubahan yang tidak pernah kau bayangkan."


Louis terdiam. Ucapan dari Yeon-woo sudah cukup memberikan jawaban untuknya. Sekarang yang dia harus lakukan hanyalah membiarkan semuanya berjalan sesuai kehendak waktu, dan keputusan tidak lagi berada di tangannya. Melainkan di tangan Yeon-woo.


"Terima kasih karena kau sudah memberikanku jawaban yang sangat berarti, dan sekarang aku mengerti apa yang harus aku lakukan. Semua jawaban yang aku cari, berada di tanganmu. Dan apapun keputusanmu, aku akan berusaha menerimanya." Louis tersenyum.


"Sebenarnya, janji apa yang berusaha kau penuhi?"


"Aku pikir lebih baik aku tidak mengatakannya dan lebih baik aku tidak memberitahumu." Louis beranjak bangkit dari tempatnya. Sebelum pergi, dia berkata, "Hanya itu yang ingin aku katakan. Sepertinya lebih baik aku kembali."


"Kemana kau akan pergi?" Yeon-woo ikut bangkit.


"Ke tempat dimana seharusnya aku berada. Oh ya, ada satu hal lagi yang ingin aku katakan. Cepatlah kembali, karena orangtuamu sangat mencemaskanmu. Jangan berdiam diri di sini terlalu lama. Aku tidak ingin kau menyesal kalau sampai terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan. Kalau begitu aku pergi." Louis berbalik hendak melangkah pergi, tapi Yeon-woo menarik pundaknya berusaha untuk menghentikan kepergiannya.


...***...