Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 353 - LGE



...***...


LGE atau kepanjangan dari London Guardians Evolver, adalah sebuah badan khusus yang menangani kasus-kasus evolver bermasalah di London.


Badan serupa juga terdapat di beberapa negara besar tertentu seperti Amerika, Australia, Rusia, Jepang, Korea, dan China. Namun setiap negara memiliki nama yang berbeda sesuai dimana kantor pusatnya berada.


LGE adalah semacam sebuah tim khusus yang berisi evolver penjaga yang di fokuskan menangkap target yang belum tertangkap, atau menangani kasus dari evolver penjaga lain yang tidak bisa menjalankan tugasnya dengan benar. Di sinilah tugas LGE untuk mengambil alih semuanya dan memastikan target tertangkap.


LGE sendiri berbeda dari evolver penjaga pada umumnya yang datang dan pergi ke markas ketika tugasnya selesai. LGE akan tetap berada di negara tersebut dan memastikan tidak ada masalah lain yang terjadi.


LGE, bekerja sama dengan EA atau kepanjangan dari Evol Agent. Sama seperti agen mata-mata pada umumnya, EA juga bertugas untuk mengintai para target dan memastikan keadaan tepat sebelum EA melaporkan pada LGE bahwa target siap di sergap.


Dengan kata lain, EA adalah yang mencari dan mengintai target mereka lalu LGE yang bertindak. Namun di sisi itu, tak jarang juga terjadi bentrok antara EA dan LGE.


EA yang pada dasarnya memiliki kemampuan yang lebih tinggi dari LGE, sering kali bertindak semaunya dengan menangani target mereka tanpa bantuan LGE.


"Huft~" Helaan napas berat dengan ekspresi frustasi nampak dari wajahnya.


Brakk!


Meja dihadapannya di gebrak hebat sehingga menciptakan bunyi nyaring yang membuat semua orang terperanjat kaget.



"Sudah satu tahun, bahkan nyaris lebih semenjak tuan memerintahkan kita untuk menangkapnya. Tapi apa yang kita lakukan? Kita selalu gagal menangkap wanita itu! Sekarang bagaimana pimpinan EA tak besar kepala, kalau kerja kita saja nyaris setara dengan evolver penjaga biasa yang di perintahkan tuan?" kesalnya pada seluruh anak buahnya yang tak becus menangani kasus ini.


Semua anak buahnya tertunduk dengan mulut rapat tanpa suara sedikitpun.


"Tidak heran kita gagal karena Lucy adalah target istimewa sama seperti si jenius IT itu. Hanya saja yang membedakan mereka adalah Lucy lebih menguasai kekuatan beladiri dari pada si jenius IT," gumam salah satu anggotanya.


"Seharusnya misi kita adalah menyelesaikan misi ini, bukan malah terus mengulur waktu dan memperumit situasi." Philip kesal bukan main. Ia memijat pelipisnya pelan.


"Kita kesampingkan dulu misi kita yang satu ini. Sekarang aku ingin tanya, apakah kalian sudah memberitahu tuan mengenai buronan yang mereka cari?" Philip mengalihkan pembicaraan.


"Maaf, tapi kami tidak berani memberitahu tuan mengenai hal ini sir. Karena tuan akan sangat marah besar kalau beliau tahu kita gagal menangkap mereka juga." Salah satu menjelaskan.


"Jadi kalian belum memberitahu ini pada tuan?!" Wajahnya merah menahan amarah. Semua anak buahnya menggeleng pelan.


"Bodoh! Tuan akan lebih marah kalau kita hanya diam saja tanpa memberitahu kalau buronan yang mereka cari ada di sini?!" pekiknya.


"Sorry, sir."


"Argh! Kenapa harus selalu aku yang menyelesaikan setiap masalah lain yang kalian buat? Kalian benar-benar tidak becus," gerutu Philip yang kemudian mengotak-atik telecosys miliknya dan segera menghubungi Ron disana.


...***...