Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 554 - Mencari asal asap



...***...


Nils terus melangkah mencari asal asap yang mendadak menyerbak ke seluruh ruangan di rumahnya. Untungnya begitu keluar, pandangannya bisa dengan jelas melihat seisi ruangan.


Aku harus mencari asal dari asap ini, pikirnya yang terus melangkah menuju jalan ke arah tangga.


Ia menghentikan langkahnya saat secara tidak sengaja melihat asap lebih banyak berdatangan dari lantai bawah.


"Dilihat dari penyebabnya, sepertinya asap ini berasal dari lantai bawah. Aku harus turun dan mengecek apa yang terjadi sampai ada asap seperti ini," gumamnya.


Nils baru saja akan melangkah menuju tangga. Namun belum sempat dirinya tiba di tangga, seorang pria mendadak muncul di antara asap yang dilihatnya.


Nils mengurungkan niatnya untuk turun. Ia menyipitkan mata begitu melihat siapa yang baru saja datang.


Wyman yang baru tiba di lantai atas itu berhenti sejenak dan mengawasi ke arah kiri dan kanan, berusaha mengecek situasi sembari mendengarkan arahan dari rekannya di markas yang akan menuntunnya menuju ruangan di mana Lucy berada.


"LGE…" Nils membelalakkan mata begitu melihat logo yang ada pada pakaian pria itu.



LGE, sebelum dirinya keluar dari laboratorium, Nils pernah mendengar setidaknya sekali tentang kelompok yang satu itu.


LGE dulu di bentuk secara khusus sebelum akhirnya orang-orang hebat terlahir dari kelompok tersebut.


Dari desas-desus yang dia dengar ketika tinggal di Norwegia, LGE adalah agen yang cukup kuat dan cukup kompeten dalam menjalankan misi mereka.


Sedang apa seorang LGE di sini? Bukankah seharusnya agen LGE bekerja di wilayah Inggris? Kenapa dia sampai menjajaki Indonesia? Ada yang tidak beres, pikir Nils sambil terus memperhatikan gerak-gerik pria itu.


...*...


Lucy dan Aland segera mengambil persenjataan mereka yang tersimpan di dalam tas. Keduanya memegangi alat yang lengkap supaya bisa membantu mereka dengan mudah.


"Ready?" tanya Rei sambil menatap satu persatu orang yang ada di sana. Mereka menganggukkan kepalanya mantap.


"Baiklah, ayo kita serang!" Rei membuka pintu kamar mereka. Dengan kemampuannya, Rei menciptakan sebuah perisai yang terbuat dari air yang cukup untuk melindungi dirinya, Elvina dan William.


Lucy dan Aland bergegas keluar mengikuti mereka bertiga. Mereka berjalan mengendap-endap sampai akhirnya tiba di lorong dekat tangga.


Itu dia! pikir mereka begitu melihat Wyman berdiri di sana.


"Sekarang!" Lucy berteriak kencang. Menaikkan pistol dalam genggaman dan mengarahkan benda itu pada Wyman.


Aland dan Lucy segera menembak pria itu berulang kali.


Dorr! Dorr! Dorr!


Serangan beruntun mereka lakukan. Wyman yang tak sempat menghindar, berhasil mengenai salah satu serangan yang di lancarkan oleh Lucy dan Aland.


Tubuh Wyman kehilangan keseimbangannya dan dengan susah payah pria itu mempertahankan tubuhnya agar tidak limbung dan berakhir jatuh dari tangga.


Rei tak tinggal diam. Ia menghempaskan tangannya. Membuat perisai air yang melindungi mereka seketika membasahi seluruh ruangan.


Asap yang semula menutupi sebagian besar permukaan lantai itu langsung menghilang.


William segera ikut menjalankan rencananya, ia bergerak cepat menuju arah Wyman dan mendorong tubuhnya dengan sekuat tenaga.


Bugh!


Wyman tersungkur ke arah tangga. Ia membulatkan mata begitu sadar William baru saja mendorongnya. Entah darimana datangnya dia.


...***...