Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 722 - Pigura berisi gambar Derek



...***...


Louis membuka portal waktu. Kali ini dia membawa Rei terus melangkah melewati pulau dari masa ke masa, hingga akhirnya mereka tiba di tempat dimana Rei melihat sosok lelaki dalam visionnya. "Ini Dia tempatnya! Aku melihat lelaki itu di sini!" ujar Rei.


"Ini sangat jauh dari tahun tempat kita berasal."


"Tahun berada di sini?"


"Tahun 3342."


"Apa? Itu artinya... Jauh di masa depan?"


"Benar."


"Kenapa aku bisa melihat sampai sejauh itu..." Rei bergumam, dia sungguh tidak menyangka kalau ternyata kemampuannya membuat dia bisa melihat jauh bahkan hingga ke tahun 3342. Perhatian Rei dan Louis mendadak beralih ke arah sosok lelaki yang tidak sengaja mereka tangkap. Sosok pria yang mengenakan jas seorang profesor.


"Itu dia!" seru Rei. Louis menoleh ke arah sosok yang dilihatnya, dan ternyata di sana memang ada lelaki yang kini tengah berjalan menghampiri sebuah kapal.


"Ayo kita ikuti dia!" Rei berlari dengan Louis yang mengikutinya dari arah belakang. Mereka mendekati pria itu, namun pergerakan Rei di sadari olehnya.



Selama Rei mengobrol dengan pria itu, entah kenapa Rei merasa kalau pria itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan Derek. Hanya saja dalam versi tua yang dipenuhi oleh uban dan jenggot yang menutupi wajahnya. Bahkan Rei juga merasa suaranya benar-benar mirip dengan Derek. Pada awalnya Rei mengira itu hanyalah prasangkanya saja. Sebelum akhirnya pria tua itu mengajaknya untuk bermalam di pondok miliknya. Meminta Rei untuk bermalam karena hari semakin gelap. Rei yang memang berniat untuk mencari tahu lebih dalam tentangnya lantas ikut bersama pria tersebut. Dia ikut bersama pria tersebut ke sebuah pondok kayu yang berada di tengah hutan.


"Silahkan masuk, maafkan aku tempatnya sedikit berantakan. Beginilah nasibnya kalau seorang kakek tua tinggal sendirian di tengah hutan tanpa keluarga, hehe..." Pria itu membukakan pintu dan melangkah masuk. Melepaskan jas yang dia kenakan lalu menggantungkannya.


Rei melangkah masuk dan berjalan mengikutinya. Ruangan itu sama persis seperti apa yang dilihatnya dari kemampuan yang dia miliki.


"Kau ingin minum sesuatu? Aku punya cokelat panas, kopi, susu, atau barangkali kau ingin teh?" tanya pria itu menawarkan.


"Aku lebih suka cokelat panas."


"Okay. Kalau begitu silahkan duduk, aku akan membuatkannya untukmu."


"Terima kasih." Rei tersenyum. Sementara pria itu berlalu menuju arah dapur, Rei memutuskan untuk berkeliling sambil melihat-lihat seisi rumah. Sejak tadi dirinya dan Louis terus mengawasi gerak-geriknya dengan seksama. Sampai akhirnya Rei menemukan sebuah foto yang membuatnya terkejut bukan main.


Di sebuah rak buku kecil, Rei melihat sebuah pigura berisi foto seorang pria muda yang tidak lain adalah Derek. Fakta itu sungguh mengejutkannya.


...***...