Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 292 - Tumpangan



...***...


Derek menghentikan mobil yang tengah melaju di jalanan sepi. Ia segera meminta si pengemudi untuk membuka pintunya.


"Aku mohon! Buka pintunya! Biarkan aku masuk. Bantu aku!" Derek menggedor jendela kaca mobilnya.


Pricilla di dalam sana semakin ketakutan ketika secara tiba-tiba ia menggedor pintunya seperti itu.


"Pe… pergi! Atau aku akan telpon polisi!" teriak wanita itu dari dalam sana.


"Aku mohon buka pintunya! Aku butuh bantuanmu! Aku tidak akan menyakitimu! Sungguh!" Derek terus menggedor berharap wanita itu mau memberikannya tumpangan agar ia bisa melarikan diri dari kejaran para evolver penjaga yang kini bahkan sudah mencium keberadaannya.


"Aku tidak mau!"


"Aku mohon! Bantu aku!" Derek semakin ketakutan. Beberapa orang penjaga sudah mulai terdengar berjalan menuju arahnya berada.


"Nona! Buka pintunya, cepat!" panik Derek yang sama sekali tak di gubris Pricilla.


Derek yang panik spontan menarik pintu yang ternyata tak di kunci itu. Keduanya melongok saat sadar pintunya ternyata tak di kunci sama sekali.


Bergegas Derek masuk dan duduk di kursi samping kemudi. Derek menutup pintunya rapat dan menguncinya sebelum orang-orang di belakang berhasil menangkapnya.


"Jalan!"



"A… aku tidak mau! Pergilah dari mobilku!" pekik Pricilla takut.


"Aku sungguh tidak akan menyakitimu! Aku hanya membutuhkan bantuanmu melarikan diri dari kejaran orang-orang di sana! Cepat injak pedal gasnya!"


"Bagaimana kalau kau berbohong?"


"Lihat? Aku ini seorang ilmuwan, bukan penjahat! Jadi, cepat injak pedal gasnya sebelum mereka berhasil menangkap kita! Kalau kau ikut tertangkap, maka mereka akan membunuhmu juga!"


"Apa?!" Air muka wanita itu berubah pucat ketika Derek berkata kalau ia akan mati jika tidak melaju.


"Cepat jalan!" Derek makin terdesak.


"B… baiklah." Pricilla menginjak pedal gas yang dalam sekejap membuat mobil yang mereka kendarai melaju, melesat cepat dari tempat sebelumnya.


Beberapa penjaga tiba di sana dan melihat Derek yang pergi bersama mobil yang dilihatnya.


Salah satu penjaga segera menghubungi Ron untuk memberitahukan apa yang terjadi dengan Derek yang berhasil lari dari kejaran mereka.


Tidak lama setelah berbincang, mereka di minta untuk kembali ke tempat tinggal Derek yang telah mereka ketahui.


...*...


Derek menghela napas lega saat akhirnya ia berhasil melarikan diri dari kejaran para penjaga yang berusaha menangkapnya karena sudah membantu salah satu target untuk melarikan diri.


Aku hanya berharap dia juga berhasil lolos, pikir Derek yang kembali teringat akan lelaki yang ia bantu tapi malah menolak pergi bersamanya.


"K… kemana kita akan pergi?" Pricilla bertanya dengan keringat dingin yang mengucur membasahi keningnya. Ia masih takut dengan Derek yang di anggapnya berbahaya.


Derek melirik ke arah wanita itu. "Sudah aku bilang kalau aku tidak akan melukaimu. Kau tidak perlu cemas, rileks saja," tutur Derek berusaha membuat wanita itu lebih tenang.


Bagaimana mungkin aku bisa tenang sementara ada pria aneh yang mendadak melompat masuk ke dalam mobilku dan mengancam akan membunuhku? batin Pricilla. Tangan wanita itu gemetar ketakutan.


"Sebentar, aku akan berusaha mengecek sesuatu." Derek mengalihkan fokusnya pada telecosys di pergelangan tangannya. Layar hologram yang muncul, membuat wanita itu kaget melihatnya.


...***...