
...***...
"Bantu aku untuk membawanya. Kalian juga ikutlah denganku." Fero meminta bantuan Aland untuk membawa Rei pergi dari sana.
"William, kau ikutlah bersama mereka. Aku akan mencari Elvina dan yang lainnya guna memberitahukan kalau Rei sudah di temukan," tutur Luna.
"Baiklah. Terima kasih, Luna."
"Bukan masalah. Pergilah!"
...*...
"Dorothy!" teriak William sambil berlari menuju ruangan wanita itu.
"William, ada apa?"
"Aku butuh bantuanmu. Ikut aku!" William menarik tangan wanita itu dan membawanya ke tempat dimana Rei berada.
Begitu mereka tiba di sana, Dorothy melihat ruangan itu sudah dipenuhi oleh para penduduk yang ramai-ramai berkumpul untuk melihat Rei.
"Dia siapa?"
"Astaga, tampan sekali!"
"Dia sepupunya William dan Elvina yang mereka bicarakan?"
"Apakah dia juga seorang evolver sama seperti kita?"
Beberapa orang berbisik sambil terus memperhatikan lelaki itu.
"Tolong minggir. Beri kami jalan!" William menerobos masuk bersama Dorothy.
"Di sini!" katanya.
Dorothy membelalakkan mata saat ia melihat Rei yang kini sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Laki-laki itu… Dorothy diam tanpa kata. Wajah Rei benar-benar terasa tidak asing baginya.
"Cepat bantu dia. Periksa keadaannya!" William memohon.
"Akan aku periksa."
...*...
"Elvina!" Luna menghentikan langkahnya saat ia menemukan wanita itu.
"Luna?"
"Kami sudah berhasil menemukan sepupumu!" katanya yang akhirnya berhasil mengatur napasnya yang tersengal.
"Benarkah?" Elvina menatapnya dengan wajah tak percaya. Luna hanya mengangguk lalu berbalik. "Ikut aku!" katanya.
...*...
"Jadi maksudmu R31 datang ke sini dengan menyusup lewat kapal, dan dia tidak sendirian?" Martin memperjelas situasinya.
"Benar, prof," jawab Arleta. Wanita itu kini sudah mendapatkan perawatan berupa serum pemulih yang diberikan profesor untuknya.
Ternyata dugaanku selama ini benar. R31 itu masih hidup, dan orang yang bersama Elvina dan William waktu itu mungkin saja memang benar dia.
Tapi…, apakah mungkin mereka sebenarnya memiliki keterkaitan satu sama lain?
Apa hubungan mereka?
Martin terdiam untuk sesaat. Ia kemudian beranjak dari tempatnya. Lelaki itu menghampiri rak yang ada dan mulai mencari berkas-berkas lama yang telah dia tinggalkan selama hampir setahun di pulau ini.
Banyak sekali debu yang menyelimuti setiap berkas di rak itu, sampai-sampai membuatnya cukup kesulitan menemukan apa yang dia butuhkan. Sampai kemudian, Martin menemukan berkas yang dicarinya.
Berkas yang dia cari adalah berisi data diri Rei yang telah dikumpulkan Miles, saudara kembarnya.
Karena Miles yang mencari dan mengumpulkan data, aku jadi tidak tahu sama sekali latar belakang atau hubungan keterkaitan antara Rei dan Elvina.
Tapi semoga saja berkas-berkas ini bisa membantu.
Lelaki itu mencari nama Rei. Setelah menemukannya, Martin segera menghampiri meja yang ada dan menyalakan tampilan hologramnya. Setelah berhasil, ia segera mencari nama Rei berdasarkan data yang ada di dalam berkas.
Setelah cukup lama mencari, akhirnya dia menemukan kebenaran yang dicarinya. Kebenaran dimana ternyata memang benar, Elvina, William, dan Rei memiliki keterkaitan satu sama lain.
Hubungan mereka sebagai sepupu akhirnya terungkap.
Sekarang aku mengerti. Jadi memang benar, yang aku lihat waktu itu adalah dia. Martin membatin. Lelaki itu menyeringai.
...***...