Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 418 - Jangan sakiti Derek



...***...


Kacau. Itulah yang terjadi selama beberapa hari terakhir ini. Semenjak Joe mendapati fakta bahwa Derek—adiknya menjadi buronan Ron dan profesor. Sejak saat itu, ia jadi kehilangan banyak minat dalam hidupnya, ia juga jadi menyesali banyak hal yang terjadi saat dirinya dan Derek bertengkar saat itu.


Joe tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ia terus kepikiran tentang Derek dan mencemaskan keadaannya.


Walaupun ia tidak suka dengan sikapnya yang keras kepala dan cenderung berjalan di jalan yang telah dibuatnya sendiri, tapi bagaimanapun Derek adalah adiknya. Keluarga satu-satunya yang ia miliki.


Joe diam diantara kegelapan yang menyelimuti seluruh ruangan.


Ia berada di rumah persembunyian yang dulu di tempati oleh Derek dan dirinya.


Hening. Tidak ada bunyi sedikitpun yang terdengar. Bahkan tatapan matanya saja kosong menatap ke arah lantai yang kini sama gelapnya.


Joe seakan kehilangan sebagian nyawanya.


Bagaimana keadaan Derek sekarang? Apakah dia baik-baik saja? Atau profesor dan tuan sudah berhasil menangkapnya?


Kalau dia sampai tertangkap, apa yang akan terjadi pada Derek? Apa yang akan mereka lakukan padanya?


Apakah Derek akan di bunuh? Atau dia akan di brain wash? Atau dia akan kembali mengalami masa operasi?


Pikiran dan hatinya terus bermonolog, saling berdebat mengenai apa yang akan terjadi kalau adiknya sampai benar-benar berhasil tertangkap oleh profesor dan tuannya.


Aku tidak bisa membayangkan itu semua, batinnya.


Perhatian Joe mendadak pecah saat suara bising dari telecosysnya begitu memekakkan telinga.



Joe menekan satu tombol yang dalam sekejap menyambungkan panggilan video mereka.


Layar hologram muncul menampakkan wajah pria tua berkacamata yang tak lain adalah profesor.


"Apa yang kau lakukan, Joe?! Kau sudah lupa dengan tujuanmu berada di sana! Sudah aku bilang, kau harus menangkap Elvina dan William dengan waktu yang telah aku berikan. Tapi apa yang kau lakukan? Kenapa kau belum juga membawa mereka kemari? Bahkan beberapa hari lalu aku mendapat informasi dari Melinda kalau kau sama sekali tidak bisa dia hubungi. Kau akan terus memberontak seperti ini? Kalau kau terus begini, aku akan membawamu kembali ke laboratorium!" teriak lelaki itu nyaris tanpa jeda.


Raut wajahnya menampakkan bahwa pria itu benar-benar kesal dengan Joe yang tak kunjung membawa dua buronan kembali ke laboratorium.


"Maaf, prof…"


"Aku tidak ingin permintaan maaf. Yang aku inginkan adalah Elvina dan William!" potongnya cepat.


"Kalau kau tidak berhasil menangkap mereka, maka kau harus siap dengan hukuman yang ada di terima adikmu nanti!"


Joe seketika mengubah air mukanya.


"A… apa yang akan profesor lakukan pada Derek?"


"Kau lihat saja nanti. Atas perilakumu ini, aku akan buat adikmu menderita ketika kami berhasil menangkapnya nanti. Asal kau tahu saja, tuan sudah berhasil menemukan keberadaan Derek, dan dia sudah memerintahkan salah satu agen EA untuk mengawasinya sebelum kami menangkapnya."


"Aku mohon, jangan sakiti Derek. Jangan sakiti adikku, hanya dia satu-satunya keluarga yang aku miliki."


"Kalau kau ingin adikmu baik-baik saja, maka kau harus secepatnya membawa Elvina dan William! Tangkap dia, dan bawa dia kemari. Kalau kau berhasil, mungkin aku akan mempertimbangkan hukuman untuk Derek, adikmu."


...***...