Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 655 - Prinsip



...***...


Elvina juga mengatakan terima kasih pada Derek yang telah membantu Rei ketika dia sedang dalam kesulitan.


"Jadi, kau benar-benar lelaki itu?" gumam Derek. Ia masih tidak percaya kalau lelaki yang kini duduk tepat di sampingnya adalah orang yang dulu sempat dia bantu.


"Ya. Sekali lagi terima kasih karena telah membantuku," balas Rei.


"Bukan masalah." Derek tersenyum simpul.


"Omong-omong apa yang sebenarnya tadi kalian bicarakan?" Joe mengalihkan topik pembahasan. "Apakah aku tidak salah dengar kalau kalian akan pergi ke laboratorium?"


"Kau tidak salah dengar. Kami memang akan pergi ke laboratorium," kata Elvina.


"Tapi untuk apa? Apakah kalian tidak merasa kalau hal ini terlalu berbahaya untuk kalian?" Derek tidak mengerti.


"Masih ada hal yang harus kami selesaikan. Aku harus ke sana karena aku harus menyelamatkan orang yang aku cintai, dan lagi Liana serta timnya harus menyelesaikan misi mereka. Menangkap orang-orang yang ada di balik semua ini," jelas Rei.


"Menangkap orang-orang di balik semua ini? Maksud kalian adalah profesor dan tuan?" Dorothy menatap ke arah Lucy dengan raut wajah terkejut. Wanita itu menganggukkan kepalanya pelan.


"Kami harus menghentikan mereka sebelum melakukan hal yang lebih jauh dibandingkan ini," gumam Lucy.



"Jika itu tujuan kalian, maka aku ikut!" ujar Derek. Hal itu membuat semua orang menoleh ke arahnya. "Sejak awal aku memang berusaha untuk menghentikan mereka. Tepat ketika aku berhasil menciptakan ramuan untuk mengubah para evolver menjadi manusia murni, mereka malah berhasil menghancurkan penemuanku dan membunuh orang yang aku cintai..."


Derek tertunduk. Dia masih merasa sedih ketika harus mengingat mengenai Pricilla dan apa yang telah terjadi padanya. "Mungkin aku waktu itu kalah karena selama ini aku berjuang seorang diri, tapi dengan bantuan kalian, aku yakin kita akan berhasil!"


"Aku tidak akan membiarkanmu ikut berjuang sendirian. Mungkin dulu aku akan menghentikanmu dan yang lainnya, tapi kali ini aku akan membantumu dan berjuang bersamamu. Aku akan melindungimu seperti seharusnya seorang kakak melindungi adiknya," ujar Joe.


"Terima kasih."


"Aku akan membantu kalian!" kata Joe penuh kemantapan dalam kalimatnya.


Dorothy yang mendengar itu hanya terdiam untuk sesaat sebelum akhirnya berkata, "aku juga akan ikut bersama kalian. Lebih banyak orang akan lebih baik!"


"Eh?" Luna dan yang lainnya menoleh ke arah wanita itu dengan raut wajah terkejut.


"Ka-kau ikut?" tanya Luna, berusaha memastikan apa yang di dengarnya itu benar. Dorothy hanya mengangguk.


"Lagipula aku juga ingin membalaskan dendamku pada mereka karena mereka telah memisahkanku dengan anakku!" Dorothy mengepalkan kedua tangannya. Semua orang di sana bisa melihat dengan jelas kalau Dorothy benar-benar yakin dengan pilihannya.


"Jika Dorothy ikut, maka aku juga ikut!" tukas Luna.


"Luna..."


"Aku sudah menganggapmu sebagai ibuku sendiri, dan bagiku melindungimu adalah salah satu kewajibanku! Maka aku akan terus berjuang bersamamu!"


"Kalau begitu kami juga!" Fero berucap secara serentak. Bagi mereka, kalau Luna dan Dorothy ikut, maka tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap diam dan membiarkan mereka berjuang sendirian. Mereka telah bersama-sama selama ini, dan mereka tidak akan membiarkan ada salah satu di antara mereka yang terluka. Satu maju, maka semua maju. Itu prinsip mereka.


...***...