Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 100 - Melayang di udara



...***...


"Ternyata kau benar-benar tidak terpengaruh dengan kekuatan mengendalikan waktuku." Joe dan Rei beradu pandang satu sama lain.


"Apa yang kalian inginkan?" Rei tampak begitu tenang seolah-olah tak ada hal yang membuatnya takut walau perasaannya mengatakan bahwa akan ada bahaya yang mengancam keselamatannya.


"Tahukah kau? Aku sudah mencarimu sejak tadi, dan ternyata seperti dugaanku… kau ada di sini. Aku mencarimu, karena ada beberapa hal yang ingin aku ketahui tentang dirimu."


"Aku tidak memiliki urusan denganmu, jadi tidak ada hal yang harus kita bicarakan." Rei beranjak dari tempatnya siap untuk melangkah. Joe menghempaskan tangannya di udara yang dalam sekejap membuat percikan listrik ditangannya tepat menyambar mengenai tubuh Rei.


Bzzzttt!


Rei terseret cukup jauh dari tempatnya. Ia meringis begitu percikan listrik itu menyentuh tubuhnya dan melukainya.


"Kau tidak bisa pergi begitu saja. Karena ada banyak hal yang ingin aku pastikan mengenai dirimu." Joe melangkah sedikit mendekat ke arah Rei.


Rei berusaha bangun dengan sedikit tertatih. Tangannya berpegangan pada pagar besi yang ada di dekatnya.


Rei berhasil bangkit. Sebelah tangannya memegangi tubuhnya yang terluka, sedang sebelah lagi bertumpu pada pagar.


Rei menatap Joe tajam dengan tubuhnya yang sedikit lemas akibat serangan Joe.


"Tangkap dia, dan kita bawa dia," titah Joe pada anak buahnya. Mereka semua mengangguk dan bergegas menghampiri Rei.



Rei menggenggam erat pagar besi yang menjadi tumpuannya.


"Ikut kami!" Satu evolver menarik tangan Rei.


"Lepaskan aku! Aku tidak akan ikut kemanapun bersama kalian!" Rei menepis kuat tangan lelaki itu hingga genggamannya lepas.


"Kau akan ikut dengan kami secara baik-baik atau harus kami paksa?" Joe mendekat.


"Sudah aku bilang, aku takkan ikut dengan kalian!" Rei beradu tatap dengannya.


"Jadi kau memilih pilihan yang sulit." Joe mengeluarkan smirk-nya. Anak buahnya kembali bergerak menangkap Rei dan menarik tubuhnya. Rei memberontak berusaha membebaskan dirinya. Namun jumlah mereka membuat dirinya tak bisa bergerak.


Mereka menarik tubuh Rei dan membawanya menjauh dari sana. Rei terseret. Ia berusaha berhenti ditempatnya dengan sekuat tenaga sampai ia berhasil membuat langkah mereka terhenti. Rei berhenti dengan kepala tertunduk dan tangan yang terkepal erat dibawah sana.


"Sudah aku bilang, aku tidak akan ikut dengan kalian!" teriak Rei sembari menghentakkan tangannya kuat-kuat. Tubuh pria-pria itu seketika terpental jauh hingga akhirnya tersungkur di tanah beraspal.


Rei menghentakkan tangan dan kakinya bersamaan. Entah kenapa, namun tubuhnya terasa ringan sampai-sampai dalam satu kali hentakan tubuhnya melayang di udara.


Joe dan anak buahnya melongok terkejut melihat Rei yang tiba-tiba terbang tepat dihadapannya. Tanpa aba-aba, secara mendadak air berhamburan keluar melewati pagar besi tanpa mereka sadari.


Tubuh mereka tersapu kencang hingga terseret cukup jauh dari posisi semula. Sementara Joe dan anak buahnya tersapu air yang tiba-tiba bergerak, Rei bergerak pergi dari tempat mereka dengan tubuhnya yang melayang di udara.


"A… apa itu? Dia bisa terbang?"


"Kejar dia, bagaimana pun caranya kita harus menangkap dia!" Joe bangun tertatih begitu air surut. Mereka semua bangkit dan berlari.


...***...