
...***...
"Mereka di sini." Pria itu ketakutan. Habis sudah riwayatnya karena akhirnya sekelompok lelaki yang berusaha menangkapnya itu berhasil menemukan tempatnya bersembunyi.
Derek yang penasaran siapa orang-orang di balik pintu, lalu menghampiri pria berambut hitam dengan wajah tampan itu.
Derek memintanya untuk sedikit menyingkir sementara dirinya mengintip lewat celah di pintu.
Ron? Kenapa mereka di sini? Apakah jangan-jangan… Derek menoleh ke arah lelaki yang kini berdiri di sampingnya dengan tubuh yang lemas.
"Apakah mereka yang mengejarmu?" tanya Derek dengan suara pelan. Lelaki itu hanya mengangguk sebagai jawaban.
Itu artinya, lelaki ini adalah salah satu pria yang akan di bawa ke laboratorium? Gawat! Kalau Ron dan teman-temannya tahu aku melakukan penelitian seperti ini, maka mereka akan langsung melapor pada profesor dan tuan, setelah itu mereka akan menangkapku. Aku tidak bisa membiarkan ini terjadi! Derek bergerak cepat menarik tubuh pria itu menuju sisi lain ruangan tersebut.
"Aku akan membantumu," bisik Derek yang kemudian menggunakan kekuatannya untuk menggeser seluruh benda-benda berat yang ada di sana untuk menghalangi pintu masuk.
Pria itu tersentak kaget melihatnya melakukan semua itu. Wajahnya berubah pucat ketika sadar ternyata Derek adalah bagian dari mereka.
"K… kau adalah salah satu bagian dari mereka?" ujarnya dengan wajah panik.
"Kau tenang saja. Aku memang salah satu bagian dari mereka, tapi aku tidak akan mencelakai atau melukaimu. Aku akan membantumu."
"Bagaimana mungkin aku bisa percaya?"
"Aku akan melindungimu!" Derek berusaha membuat pria itu percaya padanya.
Bergegas ia menggerakkan kedua tangannya, membereskan seluruh hasil penelitiannya yang bahkan belum selesai sepenuhnya itu dan memindahkan semuanya ke dalam sebuah tas.
"Bukankah ini Derek, adiknya Joe?" gumam salah satu evolver penjaga yang tak sengaja melihat sebuah bingkai foto besar berisi gambar Derek bersama Joe.
"Kau benar. Itu artinya rumah ini adalah rumahnya?" sahut yang satunya.
"Cepat cari dia! Kalau perlu, cari Joe dan Derek untuk membantu kita. Apapun yang terjadi, kita harus menangkap lelaki itu dan membawanya ke laboratorium!" titah Ron pada anak buahnya.
"Baik."
Semuanya bergegas bergerak mencari lelaki yang mereka kejar, Joe dan Derek untuk membantu menemukannya.
Sementara itu, Derek segera mengambil tas itu dan menggenggamnya erat.
"Ikut aku!" bisik Derek padanya seraya menghampiri sudut lain ruang laboratoriumnya.
Pria itu hanya diam tanpa bersuara dan menatap ke arah Derek yang kini menghampiri sebuah lemari.
Derek menekan tombol di dekat dinding yang dalam sekejap menciptakan suara dengungan yang tak lama memunculkan sebuah pintu menuju jalan rahasia yang telah ia siapkan sebelumnya.
"Ayo!" Derek mengajak pria itu untuk bergegas. Awalnya ia tampak ragu apalagi setelah melihat Derek yang juga ternyata memiliki kekuatan seperti orang-orang yang berusaha menangkapnya. Tapi setelah menimbang-nimbang sesaat, ia segera berlari menuju arah Derek dan mengikutinya dari belakang.
Jalan rahasia itu mengarah langsung ke samping rumahnya. Derek segera keluar setelah memastikan keadaan aman.
Mereka berdua mulai berlari menjauhi tempat tersebut. Keduanya berlari dalam derasnya air hujan.
Derek menarik tangan pria yang tampak sudah tak bertenaga di belakangnya itu.
...***...