Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 594 - Beku



...***...


Keringat dingin terus mengucur membasahi sekujur tubuh mereka. Baju yang semula rapi dan kering seketika berubah basah dan berantakan.


Bahkan orang-orang di dalam ruangan itu bisa melihat punggung mereka basah satu sama lain.


Suhu udara di dalam laboratorium itu cenderung stabil, tapi entah kenapa terasa panas.


Keheningan yang sejak tadi menyelimuti, membuat atmosfer seakan berubah mencekam.


Selama proses inkubasi tahap ke delapan berlangsung, jantung mereka benar-benar tak bisa tenang. Denyut jantung mereka bahkan terus dipacu dengan banyak ketakutan yang mulai berdatangan menghampiri mereka.


Fase ke delapan, sekaligus menjadi fase penutup yang nantinya akan menjadi akhir dari masa inkubasi berulang untuk evolver istimewa yang mereka ciptakan.


Dari ribuan yang evolver yang telah mereka kumpulkan, sekarang benar-benar hanya tinggal tersisa satu lagi saja. Yaitu R31. Remaja laki-laki berusia lima belas tahun yang kini berada di dalam tabung inkubator.


Selama fase terakhir di mulai, tidak ada reaksi yang terjadi. Mereka memantau semua prosesnya secara teliti dan memastikan fasenya berjalan lancar.


Rei yang berada di dalam tabung tak menampakkan reaksi apa-apa, bahkan tubuh dan tanda vitalnya stabil. Berbeda dari sebelum-sebelumnya yang banyak sekali mengalami gangguan, fase terakhir justru terasa datar tanpa ada hambatan.


Namun bukan karena semuanya berjalan lancar lantas tidak ada yang perlu mereka cemaskan. Karena walaupun semuanya berjalan lancar, mereka tetap cemas. Mereka takut, terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada R31.



Arleta melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Sudah setengah jam berlalu, dan kondisinya masih baik-baik saja. Hanya tersisa beberapa menit lagi, dan fase ke delapan akan berakhir.


Evolgesysv-01 memiliki tingkat bahaya yang benar-benar tidak bisa mereka hiraukan. Penggunaan dengan dosis dan cara yang salah dapat membuat objeknya mengalami kerusakan.


Tingkat bahayanya hampir mirip seperti formula yang terkandung dalam CPH4 di film Lucy yang dibintangi Scarlett Johansson. Bisa membuat tubuh berevolusi lebih cepat saking kuatnya, tapi juga bisa membahayakan penggunanya.


Sementara Miles dan yang lainnya sibuk mengamati, mereka tidak pernah sadar bahwa Rei mulai kembali tersadar.


Lelaki itu membuka kedua matanya secara perlahan. Begitu pandangannya jelas, Rei menatap ke segala arah di ruangan tersebut. Menatap setiap orang yang masih sibuk dengan layar hologram yang tampak di hadapan mereka.


Rei mengerjapkan mata sesaat hingga membuat irisnya berubah. Lelaki itu tanpa sadar mulai memusatkan seluruh energinya pada satu titik, menyerap setiap serum Evolgesysv-01 yang bergerak masuk ke dalam tubuhnya sedikit demi sedikit.


Walaupun demikian, tapi tidak ada yang sadar dengan apa yang terjadi.


Rei masih dalam keadaan terikat. Ia perlahan menggerakkan tangannya, memegangi rantai yang sejak tadi membelenggu beberapa anggota tubuhnya.


Dalam satu sentuhan, benda itu membeku dan perlahan semua hal yang menyatu dengan rantai itu juga ikut membeku.


"Profesor!" Salah satu Evolab berteriak panik begitu dia sadar dengan apa yang terjadi. Tapi belum sempat Miles dan Martin menanyakan apa yang terjadi, Rei lebih dulu bertindak.


Dengan kekuatannya, ia memecahkan tabung yang telah ia bekukan.


...***...