Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 677 - Tiana



...***...


Blam!


Dorothy terduduk di kursi kemudi mobilnya. Hari yang melelahkan seperti biasanya. Bahkan kian melelahkan setelah dia juga harus menyembunyikan rahasia besar yang sampai saat ini sangat terasa berat untuk menjadi tanggungannya. Kalau memikirkan mengenai masalah dan rahasia Cato, Dorothy jadi merasa frustasi sendiri, dia juga merasa pusing sendiri menanggapi semua itu.


Aku sudah tidak kuat. Rasanya aku bisa gila kalau menyembunyikan hal sebesar ini lebih lama lagi. Sepertinya aku harus segera memberitahukan hal ini pada seseorang. Dorothy membatin. Wanita itu memegangi kepalanya yang terasa pening. Pandangannya yang tertunduk secara tidak sengaja menangkap secarik kartu nama yang tersimpan di dashboard mobilnya. Melihat hal itu, Dorothy mengulurkan tangan guna meraihnya.


Dorothy memandangi kartu nama itu sambil terdiam. Dari kartu nama yang dia dapatkan, tertulis nama sahabat baiknya saat duduk di bangku sekolah menengah dulu yang beberapa waktu lalu tidak sengaja dia temui di salah satu restoran saat sedang menikmati makan siangnya. Tiana, itu namanya. Dia adalah seorang reporter sekaligus jurnalis salah satu televisi swasta. Dorothy yang melihat nomornya segera mengetik setiap angka itu di ponselnya. Pilih terbaik adalah memang menghubungi sahabatnya untuk memberitahukan semua ini agar semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi.


Sepertinya aku bisa memanfaatkan bantuan darinya untuk memberitahukan semua ini pada publik, terlebih pengaruhnya sebagai seorang reporter pasti akan membuat pemerintah bergerak. Aku benar-benar tidak punya pilihan lain. Hanya ini satu-satunya cara yang bisa aku lakukan agar suamiku bisa sadar bahwa apa yang dilakukannya lebih berbahaya dari yang dia bayangkan. Dorothy langsung meneleponnya. Sesaat dia resah karena tidak ada jawaban. Namun hal itu tidak lantas membuatnya menyerah untuk menghubungi wanita itu. Dorothy terus mencoba untuk menghubunginya sampai akhirnya Tiana menjawab teleponnya.



Begitu sambungan telepon mereka terputus, Dorothy berusaha meyakinkan dirinya sekali lagi. Dia sungguh harus melakukan apa yang benar, dan untuk sementara mengesampingkan masalah hubungannya dengan Cato. Bagaimanapun dia harus bisa menyampaikan apa yang menjadi masalahnya sekaligus menjadi peringatan bagi Cato agar dia tidak bertindak lebih jauh dari ini.


Setelah selesai menelepon Tiana, secara tiba-tiba Dorothy mendapatkan pesan masuk dari Cato yang memintanya untuk bertemu. Lelaki itu berkata bahwa dia sedang di kafe tidak jauh dari tempat kerjanya, dan dia meminta Dorothy untuk menemuinya jika sudah selesai. Cato berkata ada hal yang ingin dia sampaikan.


Dorothy hanya bisa membalas pesannya dengan mengiyakan ajakannya, setelah itu wanita itu beranjak membawa mobilnya menuju lokasi yang dimaksud oleh Cato. Tiba di sana, Dorothy langsung bisa melihatnya. Lelaki itu duduk di dekat jendela. Dorothy langsung masuk dan menghampirinya di sana.


"Bagaimana harimu?" tanya Cato mengawali pembicaraan.


"Baik."


...***...