
...***...
Kakinya tak tinggal diam. Elvina terus bergerak, berpindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain agar ia bisa mendekat secara perlahan-lahan menuju arah Joe dan menyerangnya dari jarak dekat.
Joe balas menyerang setiap serangan Elvina. Tapi Elvina bergerak lebih cepat kali ini. Ia menyerang Joe bertubi-tubi hingga membuat lelaki itu kewalahan menghadapi serangannya.
Bugh!
Tubuhnya terhuyung jatuh kala salah satu serangan lainnya di terima tubuhnya. Joe meringis menahan sakit, tubuhnya terasa hancur saat ia menyentuh kasar tahan yang tak terlalu rata.
Ini kesempatanku! Elvina bergerak cepat, berlari menuju arahnya. Ia melompat, memberikan satu tendangan ke arah Joe.
Joe lebih awas dan tepat ketika Elvina mendarat, lelaki itu sudah beralih posisi ke arah lain.
Elvina menendang tubuhnya, terus secara berulang kali. Sedang Joe terus berputar, menggulingkan dirinya hingga berada cukup jauh.
Joe yang terpojok oleh benda dihadapannya segera menyerang balik, ia menyapu kakinya di tanah hingga membuat kaki tumpuan Elvina tumbang dan jatuh.
Brukk!
Pinggangnya lebih dulu menyentuh tanah dengan kasar. Suara Elvina sampai tertahan saat rasa sakitnya benar-benar menyiksa tubuhnya.
Joe melompat bangun. Elvina tak ingin lengah dan segera berguling hingga bangun dengan posisi berjongkok.
Dalam posisi ini, ia segera menggunakan kemampuannya menyerang Joe secara bertubi-tubi.
Joe bergerak mengelak. Ia melompat, menggelinding, dan sesekali balik menyerang Elvina menggunakan kemampuannya hingga membuat wanita itu terseret jauh.
Elvina menahan tubuhnya dengan ujung boot heels yang ia kenakan, beruntung pergerakannya berhasil menahan tubuhnya sebelum kembali tersungkur.
Elvina mendongak. Ia segera bangkit dan berlari menuju arah Joe.
Bzzzttt! Bzzzttt! Bzzzttt!
Sial! Dia bisa menghindar dari setiap seranganku! Joe mulai kesal. Ia menggerakkan tangannya kembali.
Bzzzttt!
Satu serangan lain yang lagi-lagi berhasil Elvina hindari. Terlalu sibuk berusaha mengenai Elvina, tanpa sadar wanita itu sudah berada tepat di dekatnya.
Brugh!
Elvina menendang wajah Joe hingga membuat lelaki itu berputar di udara sebelum akhirnya jatuh dengan wajah yang mulai mengeluarkan darah.
Elvina mendarat dengan kedua kakinya. Kedua tangannya terkepal dengan tatapan mata lurus memandang lelaki yang kini terbaring di tanah itu.
S… sial! Aku lengah. Joe bangun dari posisinya, ia mengelap darah segar yang mengalir dari hidungnya yang tadi tepat mengenai serangan Elvina.
Elvina bergerak menghampiri Joe. Lelaki itu tak hanya tinggal diam, ia menyerang Elvina menggunakan kemampuannya.
Trang!
Setiap serangannya memantul pada perisai yang Elvina ciptakan. Wanita itu terus melangkah menghampiri Joe, sedang Joe terus berusaha menyerangnya berulang kali.
Aku akan membuatmu kalah seperti biasanya! Elvina menghentakkan tangannya hingga membuat perisai medan gayanya melayang menuju arah pria itu.
Joe menggunakan sebelah tangannya untuk menghindari serangan Elvina. Dengan kekuatan listrik yang ia miliki seharusnya ia bisa menahan serangan Elvina yang bahkan bukan tandingannya, namun sialnya diluar dugaan, serangan Elvina justru dengan mudah mengenai tubuhnya hingga membuat Joe terhempas lebih jauh lagi.
Brukk!
Lelaki itu tiba di sisi lain taman bermain yang kini tanahnya beraspal. Letaknya berada di dekat sebuah danau.
"Seperti yang kau inginkan, aku akan mengalahkanmu!" Elvina mengangkat tangannya siap menyerang Joe lagi.
Jangan sampai kalah!
...***...