Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 756 - Seorang bajingan!



Luna bersama dengan Trish dan Tessa, Elvina dengan dirinya dari masa depan, begitu juga dengan William, sementara Rei bersama dengan Louis dan Dorothy.



...*...


"Hahaha..." Martin mendadak tertawa dengan suara yang menggelegar, membuat Lucy seketika terdiam dengan wajah bingung. Dia tidak mengerti kenapa lelaki itu mendadak tertawa padahal sama sekali tidak akan hal yang lucu. Bahkan ini bukan saat yang tepat untuk tertawa, nyawanya sedang berada dalam bahaya dan seharusnya Martin ketakutan.


"Apa yang kau tertawakan?! Apakah kau senang karena sebentar lagi semuanya akan berakhir?"


"Bukan itu. Tapi aku sedang menertawakan ucapan Garmond. Sebelum dia melarikan dari penjaga, aku sempat bertemu dengannya, dan dia sempat berkata bahwa ada seorang wanita yang begitu kuat. Wanita berbahaya yang benar-benar telah menghancurkan segalanya... Bahkan menjadi alasan kenapa kami semua lari... Dia sempat memperingatkan ku untuk tetap bersembunyi, dan menunggu sampai dia memberikan kabar. Kalau sampai dia tidak memberikan kabar apa-apa, itu artinya dia sudah mati di tangan wanita itu, dan itu artinya aku yang harus membalaskan dendam untuknya. Tadinya aku pikir mungkin saja dia terlalu lemah sampai-sampai tidak bisa menghadapi seorang wanita, dan aku pikir aku bisa mengatasinya lebih baik. Tapi diluar dugaan... Ternyata kau memang kuat. Wanita yang selama ini dia bicarakan adalah kau, Lucy. Dan lucunya aku terlalu meremehkanmu..."


"Aku tidak selemah yang kau bayangkan! Kau tidak tahu seberapa bencinya dan seberapa besarnya dendam yang aku miliki pada kalian? Kalian sudah membunuh sahabatku, kalian juga sudah merenggut kedua orang tuaku. Dan aku tidak mungkin tinggal diam saja. Aku tidak mungkin membiarkan kalian semua hidup dengan tenang!"


Lelaki itu mencoba untuk membuat Lucy berpihak padanya dengan memprovokasi wanita itu, dan mencoba menyakinkannya kalau mereka bisa bekerja sama.


Lucy menyeringai, menatap Martin tak kalah tajam. Beradu tatap dengan lelaki itu.


"Bekerja sama kau bilang? Memangnya kau pikir aku bodoh? Memangnya kau pikir aku tidak tahu kalau kau adalah orang yang sudah merakit bom yang kemudian menaruhnya di bawah mobil kedua orang tuaku hingga akhirnya mereka terbunuh? Dan memangnya kau pikir aku juga tidak tahu bahwa kau adalah orang yang sama yang sudah merakit bom untuk membunuh sahabatku? Kau pikir aku bodoh? Tidak! Aku jelas-jelas tahu siapa dirimu. Kau adalah seorang bajingan yang bahkan tidak pantas untuk hidup! Dan kau pantas untuk mati..." Kedua mata Lucy berkaca-kaca. Tubuhnya gemetar, namun wanita itu berusaha untuk menguatkan dirinya. Tangannya semakin menekan thorny bites di tangannya yang dalam satu gerakan saja siap untuk menyerang lelaki itu dan menewaskannya.


Martin cukup terkejut mendengarnya.


...***...