Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 640 - 2535



...***...


"Kau adalah anak yang baru pindah beberapa waktu lalu ke rumah tak jauh dari sini kan?" ujar Sina.


Yeon-woo sempat tampak bingung. Hanya ada beberapa kata yang dia mengerti. Terlebih, Sina bicara dengan menggunakan bahasa Prancis.


Yeon-woo memiliki lebih dari satu bahasa yang harus dia kuasai. Korea, Inggris sebagai second language, dan Prancis sebagai yang ketiga. Tapi bagaimanapun karena usianya yang masih muda, dia jadi hanya mengerti beberapa kata saja dalam bahasa Prancis.


"Sepertinya dia tidak mengerti. Biar aku yang tanyakan," ujar Lina. Ia kemudian bertanya pada Yeon-woo dengan menggunakan bahasa yang setidaknya bisa sedikit di mengerti oleh Yeon-woo, selain itu di sinilah Yeon-woo dan Louis baru tahu kalau ternyata Lina juga memiliki darah campuran Korea yang membuatnya bisa membantu komunikasi mereka.


"Jadi kau dari Korea?" tanya Lina setelah pembicaraan mereka. Ia bicara dalam bahasa Korea.


"Iya. Mamaku orang Korea, sedangkan papa orang Kanada."


"Ibuku juga orang Korea."


"Sungguh?"


"Iya." Lina menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. "Omong-omong apa nama Inggrismu?"


"Nama Inggrisku, Rain."


"Rain? Sepertinya hujan?" ulang Lina. Yeon-woo menganggukkan kepalanya.



...*...


Montreal, Kanada.


2535


Kini, Louis berada di masa dimana Yeon-woo berusaha delapan belas tahun.


"Aku sudah cukup menghabiskan waktu. Kalau aku terlalu lama di sini, maka aku akan goyah."


"Sekarang saja aku hampir lupa dengan tujuan awalku," gumam Louis.


Ia mengepalkan tangannya. Louis benar-benar berusaha keras untuk meyakinkan keputusan yang sejak awal telah diambilnya.


Louis menatap Yeon-woo yang sejak tadi sedang sibuk membantu salah satu teman sekolahnya yang sekali lagi mengalami perundungan.


Sejak Louis memutuskan untuk pindah ke dimensi tiga belas tahun kemudian, ia jadi sering melihat Yeon-woo yang selalu membantu anak-anak yang dirundung oleh anak lain.


Selain itu, Louis juga melihat Yeon-woo yang semakin memiliki kehidupan yang lebih baik. Walaupun tetap menjadi anak tunggal, tapi Yuna dan Chris sama sekali tak mengurangi rasa sayang mereka. Keduanya tampak sangat menyayanginya dan selalu berusaha menjadi orang tua terbaik. Mereka juga berusaha keras untuk memberikan kehidupan dan pendidikan terbaik untuk Yeon-woo.


Nyatanya usahanya Yuna dan Chris tidak sia-sia. Yeon-woo selalu mendapatkan peringkat di kelasnya selama berturut-turut, dia juga menjadi salah satu siswa populer yang memiliki banyak teman dan di senangi oleh banyak orang.


Walaupun begitu, tentunya ada beberapa orang yang cemburu dan berakhir tidak menyukainya.


"Aku sudah memperingatkan kalian untuk berhenti melakukan ini, atau aku akan melaporkan hal ini pada pihak berwajib!" Yeon-woo membenahi pakaiannya. Ia kemudian beralih fokus pada anak yang sejak tadi terduduk lemas di belakangnya.


"Kau benar-benar brengsek! Lihat saja, ini semua belum berakhir!" Lelaki itu beranjak dari tempatnya bersama dengan kedua temannya. Meninggalkan Yeon-woo bersama Gavin dan Hero yang kini menghampiri anak yang telah mereka bantu.


"Kau baik-baik saja?" Gavin mengulurkan tangan ke arah anak itu.


"Y-ya…, terima kasih karena membantuku."


...***...