Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 705 - Sabetan pisau



...***...


"LEPASKAN KAMI!" Tiana dan Rivanno terus berteriak meminta untuk di lepaskan. Mereka juga terus meronta, berharap bisa bebas. Namun usaha mereka selalu berakhir gagal. Mereka terus menyeretnya hingga akhirnya tiba di ruangan dimana Dorothy dan Cato tengah berbincang. Dorothy tersentak kaget saat melihat kedua sahabatnya itu juga tertangkap. Begitu juga dengan kedua putranya.


"Jadi kau benar-benar datang bersama mereka?" Cato melirik ke arah Dorothy.


"Lepaskan teman-temanku! Kenapa kau menangkap mereka?"


"Karena mereka sudah berusaha untuk membawa anak-anakku. Aku tidak mungkin bisa memaafkannya begitu saja."


Dorothy menatap Cato tajam. Kedua tangannya terkepal erat sementara otaknya mulai berpikir. Dia harus mencari cara supaya dia dan yang lainnya dapat lepas dari sana. Dorothy menoleh ke arah kedua putranya, mereka berteriak memanggil namanya. Bahkan mereka juga terus meronta untuk di lepaskan.


"Lepaskan Joe dan Derek! Apakah kau tidak sadar apa yang kau lakukan ini menyakiti mereka!" Dorothy semakin tidak bisa bersabar.


"Tapi ini demi kebaikan mereka. Lebih baik mereka tetap bersamaku."


"MAMA!" Joe dan Derek kembali berteriak sambil meronta-ronta. Dorothy beralih pandang pada kedua sahabatnya. Tiana dan Rivanno tiba-tiba saja memberikannya isyarat dengan mata mereka, seolah memberitahukan padanya kalau mereka memiliki sebuah ide.



Naas mereka harus mengalami kecelakaan di hari yang sama ketika dia lulus. Dan dari kecelakaan yang mereka alami, hanya Dorothy yang selamat.


Dorothy menyelipkan pisau itu ke dalam lengan bajunya. Menyembunyikan benda itu dari pandangan. Dia melirik pada Tiana dan Rivanno yang kini menganggukkan kepalanya memberikan isyarat. "Kau benar-benar berengsek!"


Dorothy mendorong tubuh Cato dengan sekuat tenaga, hingga membuat lelaki itu jatuh terjerembab di lantai. Bersamaan dengan itu, Tiana dan Rivanno menginjak kaki penjaga yang memegangi mereka. Menyiku keduanya dengan siku mereka.


Derek dan Joe tak tinggal diam. Mereka juga ikut bergerak sesuai arahan. Menggigit tangan lelaki yang memeganginya lantas berlari setelah Dorothy berteriak pada mereka. Tiana dan yang lainnya bergegas melarikan diri dari sana. Sementara Dorothy berusaha memastikan mereka berhasil lari dan mencoba menghadang pada penjaga di dalam sana.


Miles dan Martin yang melihat itu tidak tinggal diam. Mereka mendekat dan memegangi tangan Dorothy sebelum wanita itu berhasil lari dengan yang lainnya. Dorothy menggerakkan tangannya. Menarik pisau dalam lengan bajunya lalu mengayunkan benda itu ke arah mereka.


Cratt!


Miles dan Martin terkejut saat Dorothy balas menyerangnya dengan pisau bedah yang tiba-tiba keluar dari lengan bajunya. Keduanya mengerang dan spontan jatuh di lantai dengan berlumuran darah. Dorothy bergegas lari meninggalkan ruangan itu. Mengikuti Tiana dan yang lainnya.


Sementara itu, beberapa penjaga berusaha membantu Cato dan yang lainnya. Mereka panik, terlebih Miles dan Martin terluka karena sabetan pisau yang di bawa Dorothy.


...***...