Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 459 - Siapa Andrich?



...***...


"Tenanglah. Lebih baik kita pikirkan cara agar bisa menemukan Will." Rei berusaha membuat Elvina tenang.


"Ayo cari William sekarang juga!"


"Baiklah. Tapi sebelum itu, aku akan ganti pakaianku dulu. Kau juga lebih baik ganti pakaianmu dulu, setelah itu kita pergi dan cari Will."


"Ya, kau benar!"


Elvina dan Rei segera bangkit dari duduknya. Mereka naik ke lantai atas dan mulai mengganti pakaian masing-masing.


Untungnya Rei memiliki beberapa potong baju ganti yang sengaja ia tinggal di rumah Elvina. Jadi di saat-saat seperti ini, dirinya tidak perlu datang dulu ke rumahnya.


Usai berganti pakaian, mereka segera pergi dengan menggunakan motor.


Rei dan Elvina sepakat untuk mencari William di area sekolah. Tepat dimana lelaki itu menghilang diculik Joe.



...*...


"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa mereka begitu resah, tadi? Dan kenapa Elvina menangis?" Lucy masih bingung dengan sikap kedua sepupu itu.


"William, adiknya Elvina menghilang."


"Apa?!"


"Bagaimana bisa?"


Aland dan Lucy nampak terkejut dengan penjelasan Leon barusan.


"Aku juga tidak tahu pasti bagaimana dia bisa hilang. Yang jelas hari ini, saat makan siang… Elvina mendapatkan telpon dari mamanya yang memintanya untuk menghubungi William karena memiliki firasat tidak enak terhadapnya. Lalu saat Elvina menutup telponnya, dia langsung panik dan ingin segera pergi ke sekolahnya William," jelas Leon.


Lucy dan Aland terdiam berusaha mencerna ucapan Leon barusan.


Ada yang aneh juga, selain kejadian ini. Darimana Rei bisa tahu kalau William berada dalam bahaya? Selain itu, kejadian saat itu juga… dia datang bersama Elvina dan William di saat kami membutuhkan bantuan. Apakah para evolver seperti mereka memang memiliki kemampuan seperti itu? Lucy membatin.


"Omong-omong, sepertinya aku dan Aland harus kembali. Ini sudah hampir malam, dan masih ada pekerjaan yang harus kami selesaikan." Lucy beranjak bangun dari tempat duduknya.


"Apa tidak lebih baik kalau kalian makan malam dulu di rumahku? Papa dan mama pasti akan sangat senang kalau kau dan Aland makan malam bersama kami."


"Sepertinya tidak bisa. Tapi mungkin lain kali."


"Kalau begitu kami permisi." Lucy dan Aland pergi meninggalkan ruang kerja Leon. Membiarkan lelaki itu duduk seorang di dalam ruangannya.


Lucy dan Aland berjalan menyusuri koridor menuju arah lift yang letaknya di ujung lorong.


Lucy segera menghubungi Ethan, karena ada yang harus mereka bicarakan.


Ting!


Pintu lift terbuka dengan beberapa orang pegawai di dalamnya. Mereka segera berhamburan keluar dan digantikan dengan Lucy dan Aland yang kini hanya berdua.


Aland segera menekan tombol lantai dasar yang dalam sekejap langsung membuat pintu itu tertutup dan lift bergerak turun.


"Eth?"


"Ya, Lou? Ada apa?"


"Aku membutuhkan bantuanmu. Tolong kau cari informasi seorang lelaki bernama Andrich."


"Andrich?"


"Ya. Bisa 'kan? Dia tinggal di Indonesia."


"Akan kucoba mencarinya."


"Baik. Segera hubungi aku dan Aland begitu kau menemukan informasi mengenainya."


"Okay."


"Siapa Andrich?" Aland menoleh pada Lucy.


"Lelaki yang waktu itu bersama dengan target kita."


"Lelaki yang tadi kita lihat?"


"Yup, dan dari informasi yang aku dapatkan dari Rei, dia juga bersekolah di sana. Tapi sepertinya dia juga menyamar untuk bisa menangkap Rei dan kekasihnya."


"Siapa kekasihnya?"


"Gadis yang kulihat ditangkap oleh Andrich," ujarnya.


...***...