Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 346 - Cari mereka lagi!



...***...


"Kami tidak tahu. Aku sudah mengerahkan semua pasukanku bahkan meminta bala bantuan di setiap penjuru kota serta wilayah untuk mencari keberadaan mereka sebelum tuan tiba. Aku juga sudah meminta bantuan dari evolver lain, untuk melacak keberadaan mereka. Tapi kami tidak bisa menemukannya," ujarnya.


"Ternyata mereka lebih cerdik dan lebih cekatan dari yang aku duga," gumam Ron dengan suara pelan. Ia tidak pernah menyangka kalau Derek dan Pricilla akan bergerak secepat ini.


"Perintahkan mereka semua untuk mencarinya lagi?! Pastikan mereka sudah mengecek ke seluruh penjuru Norwegia untuk mengecek keberadaan mereka?! Aku tidak ingin kalian berhenti sampai menemukan mereka?!" titah tuannya.


"Baik, tuan." Lelaki itu beranjak meninggalkan tempatnya berada bersama dengan pasukannya. Mereka akan segera menghubungi rekannya yang lain guna mengecek ulang keberadaan Derek dan Pricilla.



...*...


Hari semakin sore. Lagi-lagi mereka gagal menemukan Jessy karena wanita itu entah kenapa memiliki banyak sekali urusan.


Derek dan Pricilla memang sudah berhasil menemukan tempat dimana seminar itu di gelar, sayangnya Jessy telah pergi bersama salah satu temannya dari Inggris.


Yang menjadi masalahnya, Derek dan Pricilla sekarang tidak bisa menemukan dimana tempat temannya itu tinggal.


"Sekarang bagaimana? Sebentar lagi malam dan kita belum menemukan dia sama sekali. Aku sudah benar-benar lelah, kakiku pegal karena sejak tadi mencari Jessy yang terus saja tidak bisa kita temukan. Di tambah, barang-barang yang kita bawa cukup menghambat perjalanan kita." Pricilla mencurahkan seluruh isi hatinya.


Derek yang menjalan di sampingnya jadi merasa bersalah sekaligus kasihan pada wanita itu. Andai saja takdir tidak mempertemukan mereka, maka Pricilla tidak akan mungkin terseret hingga sejauh ini dalam masalahnya.


"Baiklah, kalau begitu ayo cari hotel dan sewa kamar di sana. Kita taruh barang-barang kita dulu lalu kita lanjutkan pencariannya."


"Tapi, bagaimana kalau kita lanjutkan besok saja? Aku benar-benar lelah." Pricilla menatapnya penuh harap.


"Hahh~ baiklah." Pricilla menghela napasnya panjang. Ia melangkah gontai dengan Derek di sampingnya, selanjutnya mereka akan mencari hotel terdekat untuk bermalam sekaligus menaruh barang-barang mereka sebelum melanjutkan perjalanan.


...*...


Malam tiba. Sang mentari telah berganti peran dengan sang bulan purnama yang kini menyinari malam di langit London yang indah.


Gemerlap bintang menambah indah keadaan langit malam itu.


TM club'. Sama seperti biasanya, selalu ramai dengan pengunjung yang datang untuk menghibur diri dan melepaskan stres dari segala kesibukan mereka. Selain itu, beberapa diantaranya datang hanya untuk mencari atau sekedar bertukar informasi dengan orang-orang yang berkumpul di sana.


Alunan musik menggema di seisi ruangan di lantai satu yang mana merupakan lantai utama.


Orang-orang berkumpul bersama, dengan pakaian yang dominan berwarna hitam ketat yang membentuk tubuh mereka.


Di sisi lain. Di lantai dua yang mana merupakan lantai VIP. Seorang wanita cantik berkulit putih dengan rambut pirang panjang yang tergerai dan mata biru indah, tengah duduk dengan seorang lelaki tampan berambut cokelat dengan mata hijau.


Mereka sedang menikmati malam. Meneguk minuman yang mereka pesan secara perlahan.


Pakaian hitam ketat yang membentuk tubuh mereka tak luput dari pandangan.


"Keadaan tim kita benar-benar kacau."


...***...