
...***...
Boomm!
Bagian belakang kapal mereka hancur. Kapal yang mereka tumpangi terguncang hebat hingga membuat mereka terombang-ambing nyaris jatuh ke dalam laut.
Semua orang menjerit begitu kapal nyaris tenggelam. Beruntung Fero mampu menstabilkan kembali kapal mereka.
"Menyerahlah dan ikut perintah kami untuk kembali ke laboratorium. Kalian tidak akan menang melawan kami!" teriak Joe yang terus menyerang mereka dengan kekuatan mereka.
"Bermimpilah sesukamu!" teriak Daisy dengan raut wajah kesal. Dengan cekatan ia membalas setiap serangan dari Joe dengan kekuatannya.
"Keras kepala!" Joe membalas serangan Daisy. Sambaran listriknya tepat mengenai tubuh Daisy dan membuatnya tersungkur jatuh di lantai.
Daisy meringis kesakitan begitu tubuhnya bergesekan kasar dengan lantai kayu.
"Bagaimana ini? Semua orang terluka, kalau terus seperti ini, kita bisa tertangkap!" Hera semakin panik.
Beberapa evolver yang bersama mereka masih terus berusaha melindungi kapal walau tubuh mereka benar-benar sudah lemah.
Luna terdiam. Matanya menatap ke sekeliling, diantara mereka semua yang ada di atas kapal. Hanya tersisa dirinya, Kevin, Fero, Hera, Amanda, dan William saja yang tersisa.
Hera tidak akan mampu berbuat banyak dengan kemampuannya, Amanda hanya manusia biasa, dan William tidak bisa melakukan apa-apa kalau sudah berada dalam pertarungan jarak jauh seperti ini.
Kevin sudah terluka berulang kali akibat ulah mereka namun masih bisa menahan rasa sakitnya dan masih bisa memimpin pelayaran, begitu juga dengan Fero yang sudah berulang kali kena serangan mereka. Energi pria itu, bahkan sudah terlihat menipis dengan laju kapal yang perlahan mulai menipis.
"Aku tidak bisa diam saja," gumam Luna pelan seraya mengepalkan kedua tangannya.
Luna menoleh ke arah belakang dimana para penjaga terus melaju. "Aku akan menyelamatkan kita semua dari sini, bagaimanapun caranya!"
Luna bergerak cepat. "Fero, percepat lajunya. Bertahanlah sebentar lagi, aku akan membantu kita pergi dari sini," ucapnya pada pria itu.
Fero mengangguk lalu dengan kekuatannya mempercepat laju kapal hingga membuat jarak yang lebih jauh.
Luna menghampiri bagian belakang dimana bagian itu hancur sebagian. Ia berdiri dengan kedua tangannya yang mulai terangkat. Luna memejamkan kedua matanya, merasakan setiap energi masuk. Mengalir pada kedua telapak tangannya hingga kekuatannya mulai muncul.
Luna dapat merasakan kekuatannya muncul di kedua telapak tangannya. Ia membuka kedua matanya, menatap tajam ke arah Joe dan anak buahnya.
"Lebih cepat!" teriak Luna pada Fero. Laju kapal mereka semakin cepat, mereka bergerak mengitari pulau untuk yang kedua kalinya, dan pada putaran kedua ini. Tepat ketika mereka berbelok, Luna segera menggunakan kekuatannya untuk menciptakan perisai ilusi yang membuat kapal mereka lenyap dari pandangan.
Semua orang bersorak bahagia ketika Luna pada akhirnya berhasil melindungi mereka semua. Semua orang bangun dari posisi mereka dan menghampiri Luna. Memeluknya erat sebagai ucapan terima kasih.
"Kerja bagus," puji Kevin seraya tersenyum. Luna mengangguk pelan.
"Baiklah, mari kita lanjutkan perjalanan kita!" Luna mengintruksi. Fero mengangguk, kali ini mereka bisa bergerak lebih tenang karena kapal di belakang tak dapat melihat keberadaan mereka dihadapannya.
Luna dan yang lainnya dapat melihat raut wajah kebingungan dari semua evolver disana.
...***...