Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 719 - Kekuatan elemen



...***...


"Kakek sudah memberikanmu kekuatan yang kakek miliki. Mulai sekarang dan seterusnya, kau akan menjadi penerus kakek. Jika terjadi sesuatu pada keluargamu, maka hanya kau yang akan bisa menyelamatkan mereka. Dan kau akan menjadi salah satu kunci yang akan bisa membongkar serta menghancurkan mereka. Hingga saat itu tiba, lupakan semua yang terjadi dan terus percayalah bahwa kau tidak pernah memiliki kekuatan apapun, agar mereka tidak pernah mencoba untuk memasang chipset di otakmu. Kau akan menjadi harta paling berharga, Dean..."



Pats!


Rei membuka kedua matanya spontan. Semua orang mendadak menoleh ke arah Rei yang bersikap seolah baru saja terbangun dari mimpi buruknya. "Hahh..."


Rei berusaha mengatur napasnya yang entah kenapa tiba-tiba tak beraturan. Elvina dan William menatapnya dengan raut wajah cemas, sementara Derek menatapnya dengan raut wajah bingung sama seperti yang lainnya.


"Rei? Kau kenapa?" Elvina dan william mencoba mencari tahu apa yang terjadi.


"Kau baik-baik saja?" tanya Derek dengan hati-hati. Rei terdiam untuk beberapa saat sambil menatap ke sekeliling. Otaknya masih berusaha mencerna apa yang baru saja dilihatnya dengan kemampuan yang dia miliki.


"Aku tidak apa-apa. Aku hanya sempat melamun sampai-sampai aku bermimpi aneh, tadi."


"Sungguh? Mimpi apa?" tanya Elvina dan William.


"Bukan mimpi yang penting. Omong-omong aku permisi dulu. Aku harus ke toilet." Rei beranjak meninggalkan semua orang yang masih tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Derek, Elvina dan William menatap punggung lelaki itu yang kian menjauh sebelum akhirnya menghilang di antara beberapa bangunan yang ada.


Rei berjalan menuju tepi pantai lain yang jauh dari keramaian. Dia segera memanggil Louis untuk membantunya mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Louis."


"Ada apa, tuan?"


"Aku tidak memiliki ide untuk itu tuan... Tapi mungkin aku akan mencoba memikirkannya lebih dulu. Begitu aku menemukan ide, maka aku akan segera memberitahu tuan."


"Oh, ya. Bagaimana dengan kekuatan yang aku miliki? Kalau aku ingat-ingat lagi, aku bisa menggandakan tubuh kan? Apakah kekuatan ini ada batasnya?"


"Penggandaan tubuh aku rasa tidak akan terlalu membantu, tuan. Karena ini akan menguras banyak energi tuan, dan itu akan sangat berbahaya. Memang tuan menggandakan tubuh bahkan kalau mau, tuan bisa menggandakan dua sampai sepuluh kali lipat dari jumlah penjaga yang mereka miliki. Hanya saja... itu akan menguras lebih banyak energi tuan."


"Begitu, ya... Itu artinya, tidak ada cara lain?"


Louis terdiam. Dia mencoba memikirkan cara lain yang mungkin bisa mereka gunakan untuk mengalahkan Martin dan Cato. "Aku rasa ada."


"Sungguh? Apa itu?" Rei menatap Louis dengan begitu bersemangat. Ucapan pria itu membuatnya sangat senang.


"Kita bisa menggunakan empat kekuatan dari elemen terkuat bumi."


"Empat elemen terkuat bumi?"


"Iya. Seperti yang ketahui, dari zaman dulu bahkan hingga saat ini. Kekuatan ini adalah yang paling kuat dalam sejarah. Bahkan tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan yang lain."


"Kekuatan elemen yang kau maksud adalah air, api, udara, dan alam, kan?"


"Benar."


"Itu artinya... Kita akan menang?"


...***...