
...***...
Waktu terus berlalu. Louis terus mengikuti Yeon-woo dan memperhatikan perkembangannya. Sampai suatu hari. Louis melihat anak laki-laki itu terduduk sendirian di taman bermain di dekat rumah dengan raut wajah bosan.
Biasanya ada begitu banyak anak yang bermain di taman. Tapi entah kenapa hari itu hanya ada beberapa, dan di antaranya adalah anak yang tidak dia kenali.
Louis menang merasa senang mengetahui fakta bahwa Yeon-woo atau reinkarnasi dari Rei itu menjadi anak tunggal dari keluarga yang sangat menyayanginya. Tapi terkadang dia merasa kasihan karena Yeon-woo terlihat merasa kesepian. Anak itu jadi tidak memiliki teman untuk di ajak bermain.
Perhatian Louis mendadak beralih saat ia tidak sengaja mendengar suara seorang laki-laki yang sedang bertengkar. Hal itu juga ternyata di sadari oleh Yeon-woo yang segera menghampiri asal suara yang di dengarnya.
Di sana, ia melihat sekelompok anak SD yang sedang merundung anak laki-laki lain hingga dia terjatuh dan terluka.
Melihat itu, Yeon-woo tidak tinggal diam. Dia berusaha untuk menghentikan mereka dan melindungi anak itu.
"Hentikan!" teriaknya dengan raut wajah kesal. Semua perhatian langsung tertuju ke arahnya
.
Yeon-woo sempat berdebat dengan mereka. Ia dengan tubuh kecilnya tampak sangat berani melindungi anak yang bahkan lebih tua darinya.
Anak-anak yang merundung lelaki tadi tertawa lalu berusaha untuk menyerangnya. Tapi beruntung tak lama kemudian tiga orang anak lain muncul dan membantu mereka.
Dua di antara anak itu adalah perempuan sedangkan satu lagi adalah seorang anak laki-laki yang umurnya sedikit lebih muda dari Yeon-woo.
Louis membelalakkan mata. Ia melihat hal yang membuatnya tidak bisa percaya.
Sekali lagi, ternyata takdir memberikan kesempatan untuk Rei berkumpul dengan orang-orang yang dia sayangi.
Louis melihat reinkarnasi Elvina dan William dari salah satu di antara mereka.
Lina, perempuan tomboi yang umurnya dua tahun lebih tua dari Yeon-woo. Louis bisa merasakan kalau anak itu adalah reinkarnasi dari Elvina. Sementara anak laki-laki yang lebih muda darinya, Wilson, adalah reinkarnasi dari William.
Louis sempat tersenyum. Ia lega karena tahu ternyata Rei bisa kembali bertemu dengan Elvina dan William di kehidupan barunya. Tapi ada hal lain yang membuat perhatiannya sekali lagi terpecah.
Anak laki-laki dan perempuan yang usianya lebih tua dari Lina. Louis merasa familiar dengan aura tubuh Sina. Anak perempuan yang sama-sama berpenampilan tomboi seperti Lina. Melihatnya tidak tahu kenapa membuat Louis terus teringat akan kilasan yang dilihatnya sebelum ia membuka portal dimensi untuk pertama kalinya.
Louis hanya belum sadar, dan belum tahu. Bahwa Sina yang dilihatnya saat itu adalah reinkarnasi dari Lucy, dan Rion adalah reinkarnasi dari Leon.
"Terima kasih karena sudah membantuku," gumam Rion sambil tersenyum ke arah mereka.
"Sudah aku bilang kau harus tetap bersamaku, dasar keras kepala!" ujar Sina dengan nada ketus. Ekspresinya ketika marah seperti seorang kakak yang sedang kesal pada adiknya yang keras kepala.
"Tadi kalau tidak ada dia, mungkin aku sudah celaka." Rion mengalihkan perhatiannya pada Yeon-woo.
"Oh, kau adalah anak yang baru pindah ke rumah tidak jauh dari sini kan?"
...***...