
...***...
Psss!
Sebuah cahaya terang mendadak muncul dari tubuh Rei, membuat seisi tabung menyala akibat cahaya yang muncul.
Perhatian semua Evolab yang ada seketika beralih padanya.
"Profesor!" Arleta memanggil kedua lelaki itu dengan wajah panik.
Miles dan Martin yang tengah berdebat seketika beralih fokus padanya.
"Terjadi sesuatu pada R31!" katanya sambil menunjuk lelaki di dalam tabung berisi cairan merah menyala itu.
Kedua lelaki itu lalu beralih fokus ke arah yang ditunjuknya. Mereka membulatkan mata saat sadar dengan apa yang terjadi.
"Apa yang terjadi?" tanya Martin sambil menatap layar hologram dihadapannya.
"Muncul reaksi yang lebih kuat dari efek serum Evolgesysv-02 yang masuk ke dalam tubuhnya, prof!"
Miles yang mendengar itu lalu segera menghampiri Evolab yang sejak tadi duduk di sana. Ia menatap layar yang muncul dihadapannya.
Dari layar hologram yang ada, dia melihat sebuah aktivitas tidak biasa dari tanda vital tubuhnya.
"Reaksinya lebih kuat dari sebelumnya," gumam Miles.
"Apa? Kalau begitu kita harus menurunkan dosisnya!" Martin berucap panik.
"Tidak! Kita tidak boleh menurunkan dosisnya. Tetap biarkan dosisnya berada dalam dosis sekarang."
"Miles!"
"Martin, dengarkan aku!" Miles beranjak dari tempatnya, ia segera menghampiri meja lain di tempati oleh Evolab yang terus mengawasi sistem tubuhnya.
"Bagaimana dengan kondisi tubuh R31?"
"Kami mendeteksi adanya peningkatan sistem kerja pada neurotransmitter nya."
"Apa?" Martin melongo.
"Terus pantau segalanya dan pastikan dia dalam kondisi yang stabil."
"Baik, prof."
"Kali ini, aku yakin kita akan berhasil!" Miles tersenyum simpul. Pria itu kembali melangkah menghampiri meja sebelumnya guna mengecek kondisi evolver T416312.
"Bagaimana dengan kondisi yang satunya?"
"Kami sudah mempertahankannya agar tetap stabil, tapi yang terjadi malah ada penurunan pada aktivitas sistem tubuhnya."
"Bagaimana bisa? Bukannya tadi aktivitasnya menampakkan reaksi yang sama seperti R31?" Miles dan Martin mengerutkan kening. Mereka segera menatap layar yang tampak di sana.
Dari laporan yang muncul, mereka melihat adanya penurunan aktivitas tubuh dari evolver T416312, dan semakin lama, aktivitas tubuhnya semakin menurun.
"Sepertinya ini karena kita terus mempertahankan dosisnya," gumam Martin.
"Kalau begitu, kita turunkan dosisnya sedikit demi sedikit dan terus perhatikan perkembangan tubuhnya. Kalau hal itu masih tidak berhasil untuk menstabilkan aktivitas tubuhnya, kita kembalikan fasenya ke tahap enam," ujar Miles.
"Bagaimana dengan R31?"
"Kita biarkan dia dalam fase ini, lagipula kau lihat sendiri kan, kalau tidak ada yang perlu dicemaskan darinya. Kondisi tubuhnya cenderung stabil dan malah menunjukkan perubahan yang signifikan pada sistem neurotransmitter tubuhnya." Miles mengibaskan tangannya, menggeser layar hologram yang ada.
"Segera lakukan sesuai dengan instruksi yang aku berikan."
"Baik, prof."
Evolab yang ada lantas membagi tugas, begitu juga dengan Miles dan Martin. Mereka akhirnya membuat keputusan untuk membagi tugas masing-masing. Miles akan mengurus R31, sedangkan Martin akan mengurus T416312.
Setelah berkutat cukup lama dan berjuang mempertahankan kehidupan T416312, Martin akhirnya terus dihampiri ketakutan saat ia melihat penurunan yang terus terjadi pada T416312.
"Ini tidak bekerja, prof. Aktivitas tubuhnya dan tanda vital pada tubuhnya juga terus mengalami penurunan." Evolab999 memberitahu.
Martin mengacak-ngacak rambutnya frustasi. "Kalau begitu tidak ada cara lain, kita harus turunkan fasenya ke tahap enam."
"Baik, prof."
...***...