Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 598 - Pertemuan di tepi pantai



...***...


Psss!


Louis memindahkan mereka ke tepi pantai. Lucy dan Aland sejak tadi sibuk dengan Rei, mereka bahkan tidak sadar kalau mereka telah berpindah tempat ke tepi pantai.


"Rei, kau baik-baik saja? Sadarkan dirimu!" Lucy terus mengguncang tubuhnya dengan wajah panik. Begitu juga dengan Aland yang berusaha membantunya.


Sementara keduanya berusaha keras untuk menyadarkan Rei, beda halnya dengan Louis yang justru hanya bisa diam terpaku sambil menatap lelaki itu mengerang kesakitan.


Tuan… Louis mengepalkan tangannya. Ia ingin sekali membantunya mengatasi rasa sakit yang Rei rasakan. Tapi Louis rasa ini sudah saatnya Rei mengetahui semua yang menjadi teka-teki dalam hidupnya. Sudah saatnya lelaki itu ingat semuanya.


Lagipula mungkin Louis memang bisa meredakan rasa sakitnya, tapi bukan berarti ia bisa menghentikan ingatan Rei untuk terus menghampiri memorinya.


"Arghh!!" Rei terus berteriak menahan sakit.


Karena panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan, Lucy lantas memeluknya erat.


"Enough…" lirihnya sambil memeluk Rei.


Entah kenapa, melihat Rei yang menunjukkan reaksi demikian membuat Lucy bisa dengan mudah menyimpulkan semuanya.


Aku tidak tahu apa yang terjadi. Tapi melihat dari reaksinya, dia seperti sedang mengatasi sesuatu yang berat dan menyakitkan.


Apakah mungkin…, Rei memiliki trauma? Lucy membatin.


Aland terdiam memperhatikan Lucy yang memeluk Rei begitu saja. Dari ekspresi Lucy, Aland entah kenapa merasa ada sesuatu yang sedang dirasakan wanita itu.


"Rei!"



Atensi mereka mendadak buyar saat mendengar suara teriakan William dari arah samping.


Lucy dan Aland menoleh ke arah datangnya suara. Begitu menoleh, mereka melihat William datang bersama dengan beberapa orang.


Tunggu, apa? Aland baru sadar dengan sekelilingnya. Seketika ia tampak bingung dengan situasi yang terjadi. Tentang bagaimana dirinya dan Lucy bisa ada di sini, dan bagaimana mereka bisa keluar padahal beberapa saat yang lalu mereka masih berada di dalam menara.


"Akhirnya kami menemukanmu!" William menghentikan langkahnya bersama yang lain begitu tiba dihadapan Aland.


"William…"


"Ternyata kalian sudah berhasil menemukan Rei? Bagaimana bisa?" tanya William dengan raut wajah penasaran.


Belum sempat Aland menjelaskan apa yang terjadi, Luna mendadak menerobos dan mendekat ke arah Lucy. Ia melihat keadaan Rei tidak baik-baik saja.


"Sepertinya dia tidak dalam keadaan baik-baik saja. Apa yang terjadi?" tanya Luna sambil menatap Lucy.


Lucy terdiam dengan wajah bingung. Ia tidak tahu apa yang dia katakan.


"Apa? Apa terjadi sesuatu dengan Rei?" William mendekat ke arah Lucy terduduk. Begitu di dekatnya, ia bisa mendengar Rei meringis menahan sakit.


"Rei? Apa yang terjadi padanya? Kenapa dia?" William meminta penjelasan dari Lucy dan Aland. Tapi keduanya masih diam tanpa berbicara apa-apa.


"Biar aku yang tanya!" Fero mendekat. Ia lalu menanyakan apa yang terjadi pada Lucy dan Aland dengan menggunakan bahasa Inggris, dan setelah itu Lucy serta Aland mulai menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan Rei, tapi yang pasti dia sejak tadi terus berteriak kesakitan." Lucy menambahkan.


"Apa kata mereka?" tanya Luna dan William.


"Mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan Rei, tapi katanya sejak tadi dia berteriak sambil menahan sakit."


"Apa?"


"Lebih baik kita membawanya ke desa, dan minta bantuan pada Dorothy."


...***...