
...***...
"Aku hanya melakukan beberapa perubahan kecil pada tubuhmu."
Elvina terdiam membelalakkan mata. Pikirannya seketika melayang. Perubahan? Apakah jangan-jangan aku di culik oleh sindikat perdagangan organ tubuh? pikirnya dengan wajah yang berubah pucat.
Melihat ekspresi Elvina, membuat laki-laki itu tertawa terbahak-bahak. Elvina sampai terkejut dibuatnya. Ia lalu menatap horor di pria tua dihadapannya.
"Haha, kau tenang saja. Aku sama sekali tidak menyentuh sedikitpun organ dalammu. Apalagi mengeluarkannya untuk di jual." Ia menghentikan tawa.
Elvina mengerutkan kening. Sekarang, ia justru tidak mengerti apa yang di bicarakan pria itu. Baru saja beberapa detik yang lalu, lelaki itu mengatakan kalau ia baru melakukan sedikit perubahan pada tubuhnya. Kalau bukan itu, lalu apa?
"Kau masih memiliki seluruh organ dalam tubuhmu. Semuanya masih sangat lengkap. Aku hanya mengubah sedikit sistem genetik dalam tubuhmu," sambungnya.
M… mengubah sistem genetik? Elvina mengerutkan keningnya. Ia sama sekali asing dengan apa yang diucapkannya. Elvina baru pertama kali mendengar hal semacam ini, karena sejauh yang ia pelajari tentang dunia kedokteran, ia sama sekali belum pernah mendengar ada orang yang melakukan perubahan pada sistem genetik dalam tubuhnya.
Si pria tua beralih pandang ke arah meja yang terletak tidak jauh dari tempat Elvina terbaring. Kedua tangannya bergerak menyapu udara. Bersamaan dengan itu, sebuah layar hologram besar tampak muncul dihadapannya.
Di layar hologram yang muncul itu, Elvina melihat sebuah diagram aneh dan beberapa bentuk aneh yang terus bergerak.
"Melihat dari data yang tercatat di sini, keadaanmu sudah mulai stabil. Bahkan semua sistem genetik dalam tubuhmu berevolusi lebih cepat dibandingkan dengan orang lain," ucapnya. Ia melirik ke arah Elvina.
"Memang tidak salah aku memilihmu, kau memang orang istimewa," sambungnya sambil menaikkan sebelah sudut bibirnya membentuk seringai.
"A… apa maksudmu dengan berevolusi? Apa yang sebenarnya kau lakukan? Kenapa kau lakukan ini padaku?"
"Aku hanya membuat sistem genetik dalam tubuhmu berevolusi menjadi lebih sempurna. Segera. Setelahnya, kau akan merasakan perbedaannya. Aku melakukan semua ini padamu, karena kau istimewa. Kau bukan orang biasa. Karena di masa depan, kau akan menjadi orang yang penting dan paling berjasa dalam dunia kedokteran. Maka dari itu, aku memilihmu untuk bergabung denganku dan yang lain."
"Tidak! Lepaskan aku! Aku tidak mau bergabung denganmu!" teriak Elvina sembari memberontak.
"Tidak ada gunanya kau memberontak, karena sistem keamanan di sini tidak akan bisa kau lawan. Aku akan membebaskanmu, tentunya setelah kau siap." Pria itu beranjak pergi bersama dengan wanita yang sejak tadi bersamanya.
Elvina terus berteriak, meminta lelaku itu untuk melepaskannya. Tapi, berulang kali ia berteriak sama sekali tidak ada gunanya. Karena baik lelaki ataupun perempuan itu, sama sekali tidak menggubris ucapannya.
"Lepaskan aku!!!" teriak Elvina sambil terus memberontak. Matanya yang berkaca-kaca mulai meneteskan air mata. Tubuhnya benar-benar tidak berdaya untuk membebaskan diri.
Sejurus kemudian, Elvina hanya bisa diam terisak ditempatnya.
...***...