Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 62 - Lari



...***...


Bzzzttt!


Sengatan listrik bertegangan tinggi, tiba-tiba menyambar ke arah mereka. Beruntung serangannya meleset hingga membuat Elvina dan William aman.


Elvina dan William menoleh ke arah darimana datangnya serangan tadi. Di sana, ia melihat seorang laki-laki. Berjalan diantara kepulan asap yang tercipta akibat gesekan listriknya dengan permukaan lantai.


"Berhenti di sana, dan kembali ke ruang isolasi kalian! Atau aku buat kalian hangus," teriak Joe pada keduanya.


Elvina dan William menatapnya tajam. Elvina mengepalkan kedua tangannya.


"El… bagaimana ini?" bisik William dengan suara pelan.


"Tenang saja, ada aku di sini." Elvina menenangkan William.



"Tunggu apa lagi? Cepat kembali ke ruang isolasi kalian masing-masing!" bentak Joe.


"Tidak akan! Aku dan adikku tidak akan kembali ke ruang isolasi itu!" balas Elvina dengan tatanan sinis.


"Cepat kembali, atau aku akan bermain kasar denganmu." Joe mengangkat tangannya. Percikan listriknya bermunculan dengan jelas pada telapak tangannya.


"Aku tidak takut dengan ancamanmu."


"Ternyata begitu." Joe mengeluarkan seringainya. Ia menghentakkan tangannya hingga membuat percikan listrik di tangannya mengarah pada Elvina. Dengan cekatan Elvina segera melindungi dirinya dan William dengan kekuatan medan gayanya.


Joe membulatkan mata melihat apa yang terjadi. Elvina berhasil menghindari serangan darinya. Ia menurunkan tangannya, menghentikan serangannya pada Elvina.


Tidak ada banyak waktu, kalau aku terus meladeninya yang ada waktuku terbuang sia-sia, pikir Elvina. Tanpa aba-aba lebih dulu, ia menyerang Joe dengan kekuatannya. Joe yang lengah berhasil mengenai serangan Elvina hingga tubuhnya terpental jauh dari posisi semula.


"Lari! Gunakan kekuatanmu!" teriak Elvina pada William dengan spontan menggunakan kekuatannya untuk melindungi tubuh mereka.


William yang mendengar instruksi dari Elvina segera bergerak menggunakan kekuatannya. Mendorong bola yang terbuat dari medan gaya yang diciptakan Elvina. Dengan kekuatan pergerakan cepat yang dimilikinya, William segera melaju meninggalkan tempat mereka sekarang.


Joe tidak tinggal diam. Ia cepat-cepat bangun walau sedikit tertatih. "Aku tidak akan membiarkan kalian lolos begitu saja," gumam Joe. Ia menggerakkan tangannya, membuat gesture mendorong yang dalam sekejap membuat percikan listrik itu kembali menyambar ke arah Elvina dan William.


Pergerakan mereka yang cepat, membuat Joe tak mampu menghadang mereka. Melihat serangannya meleset, Joe segera berlari mengejar mereka dan menghubungi anak buahnya untuk membantunya menangkap Elvina dan William yang bergerak menuju arah laboratorium dekat pintu masuk.


Elvina dan William terus bergerak. Langkah mereka kembali terhenti untuk sesaat begitu melihat beberapa evolver penjaga berdiri tidak jauh dari tempatnya berada.


"O… oww… apa yang harus kita lakukan?" William tampak panik.


"Terus jalan dan jangan berhenti untuk apapun yang ada di depan, karena mereka akan tetap aman selama berada dalam perisai yang aku buat."


"Baiklah kalau begitu," sahut William yang kemudian mengambil ancang-ancang. Ia menggunakan kekuatannya, melaju secepat kilat melintas menuju kerumunan evolver penjaga yang berusaha menangkap mereka.


Para evolver penjaga yang belum siap melawan terjangan mereka, seketika terpental ke segala arah begitu Elvina dan William melintas memecah kerumunan mereka.


Berhasil, batin Elvina. Ia merekahkan senyum. Di belakangnya, Elvina dapat melihat Joe yang terus berusaha mengejar mereka. Ia tertinggal sangat jauh di belakang.


"Sekarang kemana?" tanya William mengubah fokus Elvina.


"Terus jalan!"


...***...