Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 694 - Jangan salahkan aku!



...***...


"Itu sudah lebih dari sekedar ilegal! Kau sudah menjadikan manusia sebagai eksperimen, dan kau bahkan membuat kloning dari manusia? Bagaimana kalau apa yang kau ciptakan itu nantinya justru menjadi kehancuran? Apakah kau pernah berpikir sampai sana?"


"AKU MELAKUKAN SEMUA INI KARENA KAU!" bentak Cato penuh emosi. Lelaki itu mencengkram pundak Dorothy, dan menatapnya tajam. "Dengar! Aku tidak akan berbuat sampai sejauh ini kalau kau tidak berniat untuk cerai dariku! Karena ucapanmu waktu itu. Aku jadi berbuat sampai sejauh ini. Kau bilang aku pembunuh, kan? Kau bahkan bilang kalau kau tidak ingin sampai anak-anakmu memiliki ayah seorang pembunuh? Maka dari itu aku berusaha mempertahankan rumah tangga kita. Tetap membuatmu dan anak-anakku berada di sisiku! Tidak ada cara lain selain aku melakukan kloning DNA dan menciptakan Lusia yang baru agar kau berubah pikiran, dengan begitu kau tidak akan pernah lagi memanggilku sebagai pembunuh!"



"Tapi tidak begini caranya. Kalau kau memang ingin mempertahankan hubungan kita, seharusnya kau menyerahkan dirimu dan membongkar apa yang kau dan sindikatmu itu lakukan! Dan kau harus kau tahu, mungkin memang benar aku tidak akan pernah memanggilmu sebagai pembunuh lagi setelah apa yang kau lakukan ini. Karena sekarang aku sadar bahwa kau bukan hanya sekedar pembunuh, melainkan seorang monster yang mampu melakukan segala cara untuk mencapai apa yang kau inginkan. Termasuk mencipta kloning manusia, dan membahayakan semua orang!" Dorothy mendorong tubuh lelaki itu menjauh darinya. Sejak mendengar apa yang Cato katakan, Dorothy sungguh tidak pernah ingin bersentuhan lagi dengannya. Dia sudah terlalu muak dengan lelaki itu, dia sudah terlalu jijik.


"Tidak salah aku memutuskan untuk bercerai darimu. Aku tidak mungkin pernah bisa menjalin hubungan dengan monster sepertimu, dan asal kau tahu, perceraian kita akan segera di proses. Aku sudah mengirimkan semua dokumennya, dan kau akan segera menerima surat perceraiannya. Aku pastikan pastikan secepatnya, dan kalau kita sudah bercerai nanti. Aku tidak akan membiarkanmu menemuimu ataupun anak-anakku. Aku akan menjauhkan mereka darimu!"


"KAU HARUS BISA! Kau sudah membuat jalanmu sendiri, dan kau sendiri yang harus menanggung akibatnya. Jangan kau coba-coba untuk menyeret aku maupun anak-anak kita dalam masalahmu! Keputusanku sudah bulat, aku akan tetap bercerai darimu!" Dorothy mempertegas kalimatnya. Hatinya sudah benar-benar mantap ingin bercerai dari Cato. Lebih baik putus daripada harus bertahan tapi terseret dalam bahaya dan masalah yang bisa saja membuat anaknya juga ikut terseret. Dorothy ingin melindungi dirinya sendiri dan anak-anaknya.


Cato yang termangu sejenak. Dorothy tampak bersungguh-sungguh dengan kalimatnya, dan kalau sudah seperti ini akan lebih sulit baginya membuat wanita itu goyah dari keputusannya.


"Kau ingin bercerai dariku?" Cato kembali bertanya dengan nada rendah. Walaupun begitu, masih terdengar jelas lelaki itu masih sangat marah padanya. "Iya. Seperti yang sudah aku katakan, aku tidak ingin membahayakan keselamatanku dan anak-anakku."


"Kalau itu memang sudah menjadi keputusanmu, maka jangan salahkan aku merebut Joe dan Derek lebih dulu dari tanganmu. Karena aku tidak akan bisa hidup tanpa kedua putraku!" Cato menarik tubuh Dorothy.


...***...