
...***...
"Prof, kita tidak bisa menurunkannya ke fase enam!" Salah satu Evolab di sana berucap.
"Kenapa? Apa yang terjadi?" Martin menghampiri Evolab yang ditugaskan mengamati aktivitas neurotransmitter pada tubuh T416312 itu.
"Terjadi penurunan secara drastis pada aktivitas neurotransmitter nya, dan kalau kita mengambil resiko menurunkannya ke fase enam, ini akan berdampak buruk bagi T416312."
Martin menggeser layar hologram yang ada ke hadapannya. Setelah diperhatikan, terjadi penurunan lebih drastis lagi pada sistem neurotransmitter nya.
"Kau benar. Kalau kita menurunkannya ke fase enam, maka kita akan kehilangan dia sama seperti yang lain. Tapi kalau kita tidak melakukannya juga, kondisinya akan semakin memburuk dan dia juga bisa saja mati." Martin mempertimbangkan kembali keputusan yang semula diambilnya.
"Apa yang terjadi?" Miles yang melihat kembarannya kesulitan itu lantas menghampirinya.
"T416312 dalam kondisi yang tidak bagus, kondisi tubuhnya terus menurun secara signifikan dan kita tidak bisa melakukan banyak hal. Kalau kita menurunkan fasenya ke tahap enam, maka kita bisa saja kehilangan dia, tapi kalau kita terus mempertahankannya di fase ini, dia juga bisa saja mengalami kegagalan seperti yang lain."
"Ini hal yang sulit. Itu artinya tidak banyak yang bisa kita lakukan."
"Itu dia masalahnya."
Miles terdiam sejenak, berusaha membantunya menemukan jalan keluar.
Perhatian mereka seketika pecah saat mereka mendengar suara Arleta yang sejak tadi mengamati R31. Ia melihat fenomena yang muncul setelah beberapa saat cahaya tadi bersinar.
"Prof, lihat ini!" katanya dengan sedikit berteriak.
Miles dan Martin segera menghampiri wanita itu guna memastikan apa yang sedang terjadi. Begitu tiba di sana dan melihat layar hologram yang tampak, mereka melihat sesuatu yang berbeda.
Tiba di depan tabung, mereka melihat sendiri dengan begitu jelas.
Tubuh Rei yang semula di penuhi oleh luka secara perlahan mengalami penyembuhan. Luka-luka memar dan kulit yang sempat tergores mendadak berubah mulus seperti sedia kala.
Arleta melongo dengan wajah tak percaya. Ia benar-benar melihat semuanya sendiri secara langsung.
"Ini…" Miles tersenyum penuh arti.
"Apakah ini tandanya…, kekuatan barunya muncul?" Martin menatap intens apa yang ada dihadapannya.
"Ya. Sejauh ini seperti yang kita ketahui sudah ada dua kekuatan yang muncul."
"Kekuatan R31 yang telah muncul adalah kemampuan otak yang genius, dan pembekuan seperti yang telah diceritakan oleh penjaganya. Kalau di tambah dengan ini, maka itu artinya dia punya kekuatan ketiga, yaitu pemulihan diri." Arleta menyimpulkan.
"Benar! Kita berhasil!" Miles dan Martin tersenyum bangga. Mereka benar-benar senang karena R31 menunjukkan sebuah titik terang bagi mereka.
Baru saja mereka merasa senang, tiba-tiba mereka di buat panik saat salah satu Evolab memberitahu mereka kalau T416312 mengalami penurunan drastis dan kondisinya semakin melemah.
Miles dan Martin segera kembali ke meja dimana para Evolab yang mereka percaya menangani proyek ini berada. Tapi begitu mereka tiba di sana, layar hologram telah menampakkan simbol segitiga merah dengan tanda seru di tengah-tengahnya yang menandakan proyek mereka gagal.
T416312, mengalami kegagalan alias tewas ketika mereka berusaha mempertahankan hidupnya.
Tubuh T416312 kemudian bergerak melayang, terkulai dalam air tabungnya.
...***...