Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 681 - Proses pertama



...***...


Dorothy mendekat ke arah jendela dan berdiri di sana sambil menatap keluar. Begitu dia melihat keluar, ternyata sinar yang dilihatnya berasal dari ruangan yang letaknya berada tepat di bawahnya. Ruangan itu diterangi oleh lampu-lampu yang begitu terang. Di bawah sana, Dorothy melihat banyak sekali alat-alat aneh yang memenuhi ruangan itu. Yang paling menyita perhatian Dorothy adalah monitor hologram yang digunakan oleh orang-orang berjas putih di sana untuk mengecek tanda vital. Dorothy beralih pada hal lain, dari arah pintu masuk, dia melihat Cato, Miles dan Martin keluar dengan pakaian sama dan berjalan menghampiri sekelompok orang di dekat layar monitor tadi.


Entah kenapa tapi aku merasa firasatku buruk mengenai ini, pikir Dorothy. Hatinya mendadak tidak tenang. Apalagi saat Cato dan yang lainnya mendongak sambil tersenyum ke arahnya. Mereka bersikap seperti orang yang tengah tersenyum senang sebelum hendak berangkat ke bulan.


Tak lama perhatiannya kembali beralih. Kali ini pada lima buah tabung kaca berukuran raksasa yang berada di tengah-tengah ruangan. Setelah itu sekelompok orang datang dengan membawa anak-anak berpakaian seperti tahanan tadi. Mereka membawanya dengan cara di gendong. Dari yang Dorothy perhatikan, anak-anak itu berusia berbeda.



Wanita itu lebih tercengang lagi saat menyadari anak paling kecil adalah Lusia. Dorothy kian resah. Ini sungguh gila, dan dia merasa kalau akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dorothy berteriak sambil menggedor-gedor jendela. Meminta mereka untuk berhenti. Tapi tidak satupun di antara mereka yang mendengar suaranya. Ruangan itu memang sengaja di buat kedap suara agar tidak ada satupun suara bising yang menginterupsi dari arah sana.


Dorothy mengumpat penuh kesal. Wanita itu kembali berlari ke arah jendela dan memastikan apa yang sedang terjadi. Wanita itu tidak memiliki pilihan lain selain diam dan menyaksikan mereka.


Dari pengamatannya, Dorothy benar-benar kaget saat mereka memasukkan anak-anak tadi ke dalam tabung yang kemudian diikat dan isi dengan air. Apa yang mereka lakukan? Bagaimana kalau anak-anak itu sampai mati?!


Kedua iris mata Dorothy mulai berkaca-kaca. Wanita itu melihat cucunya sendiri kini sedang di rendam dalam sebuah cairan berisi serum yang kemudian diisi hingga hampir penuh. Dorothy menggerak-gerakkan jendela dan terus berteriak. Meminta mereka untuk berhenti, tapi tetap seperti sebelumnya, mereka sama sekali tidak mendengarkan suaranya. Wanita itu pada akhirnya hanya bisa menangis sambil berdoa, berharap Lusia baik-baik saja.


Pada awal prosesnya, semua berjalan lancar. Sebelum akhirnya di pertengahan proses itu, sirine merah pertanda buruk berulang kali berbunyi. Dorothy menatap layar hologram di bawah dan melihat sebuah simbol tanda seru dalam sebuah segitiga merah. Hanya dengan melihat itu saja berhasil membuat tubuhnya terkulai lemas. Terlebih dari yang dia lihat, banyak orang mulai merasa panik dan mereka berusaha keras untuk mempertahankan kehidupan beberapa anak yang mengalami kegagalan dalam proses tersebut. Namun tak lama, mereka menyatakan mereka telah gagal.


...***...