Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 494 - Helsinki



...***...


Elvina… Rei berusaha terhubung dengan Elvina lewat telepatinya.


Rei?


Syukurlah, aku bisa menghubungimu dengan kekuatanku.


Aku juga senang bisa kembali terhubung denganmu.


Kau baik-baik saja? Aku mencemaskanmu. Maaf karena aku gagal menghalangi Joe menangkapmu.


Aku baik-baik saja dan aku sudah bertemu dengan Will. Mengenai apa yang terjadi, tidak perlu meminta maaf. Aku tahu, kau juga kesulitan menghadapi lelaki itu 'kan?


Kau sudah bertemu dengan William? Bagaimana keadaannya? Dia baik-baik saja 'kan?


Ya. Aku baik-baik saja. William menjawab.


Will… aku senang bisa kembali terhubung denganmu.


Aku juga senang. William menjawab.


Kalian sungguh baik-baik saja? Dimana kalian berada sekarang? Apakah kalian sudah di bawa oleh Joe kembali ke laboratorium? Kalian sudah bertemu dengan profesor?


Tidak, belum. Joe belum membawa kami ke laboratorium, jawab Elvina.


Belum? Lalu dimana kalian berada.


Aku tidak tahu dimana. Tapi yang pasti, kami belum kemben ke laboratorium. Joe membawa kami ke sebuah rumah. Mungkin ini adalah rumah persembunyiannya selama bertugas.


Rumah persembunyian?


Ya. Di sini hanya ada aku, Will, dan Joe. Tidak ada banyak alat-alat canggih juga di sini. Tidak seperti di laboratorium.


Syukurlah. Aku senang mendengarnya. Kalau kalian masih berada di sini, maka aku akan lebih mudah untuk menemukan kalian.


Kau pasti sangat kebingungan 'kan? Maaf karena sudah membuatmu kesulitan.


Ini bukan apa-apa. Walaupun aku kesulitan, tapi bagaimanapun kalian adalah sepupuku.


Kau pasti sangat kesulitan menghadapi mamamu 'kan?


Tidak. Aku tidak bertemu dengan mama. Aku tidak pulang.


Kau tidak pulang? Lalu dimana kau berada sekarang? Kau tinggal di rumahku?


Syukurlah mereka membantumu.


Omong-omong, aku sudah menemukan cara untuk melacak keberadaan kalian.


Benarkah? Bagaimana caranya?


Kalian akan tahu setelah kalian tertidur. Kita bicarakan semuanya nanti.



...*...


Helsinki, Finlandia.


16:32


Keadaan kacau. Rumah sakit kala itu tampak begitu ramai karena banyaknya pasien yang berdatangan.


"Me tarvitsemme apua täällä!" teriak seorang perawat yang datang dengan mendorong seorang pasien kecelakaan yang terbaring di atas ranjang.


(Kami membutuhkan bantuan di sini!)


Beberapa orang perawat dan dokter berlari menuju arah beberapa perawat yang baru saja tiba itu.


"Apa yang terjadi?" tanya wanita yang menjadi dokter di sana dalam bahasa Finlandia.


"Dia korban kecelakaan dan mengalami pendarahan."


"Apa? Kalau begitu, ayo bawa dia!" ujar wanita itu dengan raut wajah resah.


Ia segera membawa perawat dan pasiennya ke ruangan kosong untuk dia periksa.


Di sisi lain, Pricilla melangkah keluar bersama seorang wanita berpakaian dokter dari sebuah ruangan.


"Terima kasih karena kau sudah banyak membantuku. Kalau bukan karenamu, aku tidak akan bisa melakukan operasi itu dengan sempurna," ujar Lida dalam bahasa Inggris.


"Tidak perlu berterima kasih. Aku hanya berusaha membantu sebisaku," sahut Pricilla.


"Kemampuanmu sangat bagus, kenapa kau tidak mencoba untuk bergabung dengan rumah sakit kami? Kau akan menjadi dokter bedah terkenal dengan kemampuanmu yang seperti ini."


"Itu…" Pricilla terdiam sejenak. "Aku sebenarnya sangat ingin bekerja di rumah sakit ini. Karena jujur saja, setelah bertemu denganmu, Lida. Aku merasa ada di rumah. Tapi, aku tidak bisa."


...***...