Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 426 - Alat



...***...


"Rei, apakah kau yang melakukan itu semua?" tanya Elvina. Rei beralih pandang pada wanita yang baru saja bertanya.


"Tidak, bukan aku. Tapi aku meminta ba…" Belum sempat Rei melanjutkan kalimatnya, Louis lebih dulu mendekat ke arah Rei dan mencengkram tangannya hingga membuat ucapan Rei tertahan.


Rei menoleh ke arah Louis yang baru saja menahan kalimatnya.


Ada apa? tanya Rei pada pria itu.


Tuan tidak perlu menjelaskan tentangku sekarang pada Elvina dan William.


Memangnya kenapa?


Tuan katakan saja, nanti akan tuan jelaskan setelah pulang. Aku akan membantu tuan agar mereka percaya.


Caranya?


Lewat mimpi.


Mimpi?


Tuan nanti akan tahu.


Baiklah, kalau begitu terima kasih atas bantuanmu. Kau boleh pergi.


Baik, tuan.


Louis membungkuk sebelum akhirnya hilang dari pandangan Rei.



"Rei!" Elvina mengguncang pundak sepupunya itu yang dalam sekejap membuat Rei tersadar.


"Ya, kenapa?"


"Mengapa kau malah diam? Aku tanya apakah yang tadi itu adalah kau yang melakukannya?"


"Bukan."


"Aku akan jelaskan begitu kita pulang ke rumah masing-masing." Rei beralih pandang ke arah Lucy dan Aland yang berdiri di sana.


Elvina dan William mengerutkan kening, tidak mengerti kenapa Rei enggan untuk menjelaskan semuanya sekarang.


"Kalian berdua tidak apa-apa?" tanya Rei pada Lucy dan Aland yang berdiri di sana.


"Kami baik-baik saja. Terima kasih sebelumnya karena sudah menolong kami, tapi ada banyak hal yang harus kami tanyakan pada kalian mengenai apa yang terjadi," kata Aland.


Elvina, Rei, dan William terdiam memandang ke arah Lucy dan Aland.


Mungkin ini sudah saatnya untuk menjelaskan yang terjadi, pikir Rei.


"Kami akan jelaskan semuanya," ujarnya kemudian.


Rei dengan izin dari Elvina dan William lalu menjelaskan segalanya pada Lucy dan Aland. Menjelaskan tentang apa yang semula mereka alami serta awal mengapa Elvina dan William bisa memiliki kemampuan seperti mereka.


...*...


Jadi selama ini tujuan mereka menculik orang-orang dari seluruh penjuru dunia adalah untuk menjadikan mereka sebagai seorang evolver? Mereka mengubah sistem tubuh manusia menjadi lebih sempurna agar mereka bisa memperalat semuanya, menjadikan manusia sebagai alat untuk menguasai dunia? Lucy membatin. Pikirannya sejak tadi terus dipenuhi oleh ucapan dari Rei, Elvina dan William mengenai evolver dan mengapa mereka bisa memiliki kemampuan seperti itu.


Kalau memang itu tujuan mereka, maka artinya… Am juga akan berubah menjadi salah satu diantara mereka? Lucy menampakkan raut wajah cemas.


Ia resah, setelah penjelasan Rei, ia jadi takut kalau anggotanya justru berbalik arah menjadi musuhnya.


Aku tidak ingin Am menjadi musuhku. Aku tidak ingin apa yang dulu terjadi terulang kembali pada Am. Lucy mengepalkan tangannya erat.


Membayangkan kemungkinan yang akan terjadi pada Am—anggotanya, membuat Lucy teringat akan kenangan kelam masa lalunya bersama timnya yang dulu, dimana Beatrix musuh sekaligus rekannya beralih menjadi musuh abadinya. Menghancurkan pernikahannya, membunuh kedua orang tuanya, dan membunuh Elena yang mana adalah sahabatnya.


Lucy masih trauma. Setiap kali mengingat akan sosoknya, setiap kali itu juga ia diliputi rasa takut.


Yang paling membekas dalam ingatan Lucy tentang Beatrix adalah saat wanita itu membunuh orang tuanya dengan sebuah bom yang di pasang pada bagian bawa mobilnya.


Lucy berusaha mengatur napasnya yang terasa amat sesak.


...***...