
...***...
Elvina dan Leon beranjak bangun dari tempat duduknya begitu menyadari reaksi mereka berdua.
Mereka menghampiri Lucy dan Rei yang baru saja tiba.
"Kau adalah pria yang kemarin 'kan?" tanya Lucy dengan wajah kaget.
"Ya… dan kau adalah wanita yang kemarin menanyakan tentang pria itu 'kan?"
"Kau masih ingat denganku, ternyata."
"Tunggu! Kalian berdua sudah bertemu sebelumnya?" Elvina dan Leon sama bingungnya. Mereka tidak tahu sejak kapan Lucy dan Rei bertemu.
Keduanya spontan menoleh ke arah Elvina dan Leon yang nampak bingung.
"Kemarin kami sempat bertemu. Saat aku hendak pulang, dia sempat bertanya padaku tentang seseorang," jelas Rei.
"Kalian kenal dengannya?" tanya Lucy menatap Elvina dan Leon.
Leon mengangguk. "Dia adalah Rei, sepupu dari Elvina." Leon memperkenalkan.
"Lalu, dia siapa? Apakah temanmu?" tanya Rei sambil menatap Leon.
"Ini kakak sepupuku, namanya Liana." Leon memperkenalkan. Mereka beradu pandang satu sama lain.
Lucy mengulurkan tangan yang kemudian di sambut Rei dengan jabat tangan, serta wajah bingung.
"Nice to meet you," katanya sambil tersenyum. Rei hanya mengangguk pelan menanggapi kalimatnya.
"Ayo duduk." Elvina mengalihkan pembicaraan.
Mereka segera menghampiri meja yang semula ditempati, mengambil duduk di kursi kosong yang tersedia.
Leon segera memanggil pelayan dan meminta mereka untuk memesan sebelum ke inti pembicaraan mereka.
Rei terdiam, ia menunggu Lucy mengungkapkan niatnya.
Elvina menoleh pada pria yang jadi sepupunya itu, raut wajahnya bingung saat Rei tak juga mengucapkan sepatah kata pun.
"Jadi, apa yang sebenarnya ingin kalian sampaikan?" tanya Elvina memecah keheningan yang menyelimuti mereka.
Kenapa kau tidak bicara secara langsung?
Ada Liana di sini.
Memangnya kenapa kalau ada Liana? Elvina mengerutkan kening, ia menoleh pada Rei dan Lucy secara bergantian.
Apa yang coba kau tanyakan? Apakah ini ada kaitannya dengan Liana? Bukankah kalian baru bertemu kemarin? Lalu kenapa ini ada hubungannya dengan Liana? Elvina tak mengerti.
Biar aku jelaskan padamu. Kemarin, dia datang ke sekolahku.
Ke sekolahmu? Jadi maksudnya, kalian bertemu di sekolah? Untuk apa dia datang ke sekolah?
Ya, dia memang datang ke sekolah dan menanyakan sesuatu padaku. Aku tidak tahu apa tujuannya datang ke sekolah yang sebenarnya. Tapi saat itu, saat kami bertemu, dia bertanya padaku tentang seseorang.
Bertanya tentang seseorang? Elvina mengerutkan kening.
Kau ingat dengan pria yang datang bersama profesor saat Joe di tangkap dan kita terkepung?
Iya. Ada apa dengannya?
Dia adalah pria yang kemarin di tanyakan oleh Liana.
Apa?! Tunggu, maksudmu Liana datang ke sekolah untuk menanyakan tentang pria itu?
Iya, tepat sekali! Liana datang ke sekolahku untuk menanyakan pria itu.
Tapi untuk apa? Apakah mereka saling kenal?
Itu yang ingin aku cari tahu. Aku jadi curiga, apakah jangan-jangan Liana adalah evolver sama seperti kita?
Liana adalah evolver? Elvina kembali melirik sang empu yang tengah mereka bahas.
Lucy balas menatap ke arahnya dengan raut wajah bingung.
"Kenapa kalian diam?" tanya Lucy dalam bahasa Inggris yang dalam sekejap membuat Elvina dan Rei tersentak kaget.
"Huh?" Rei menoleh ke arahnya.
"Apakah kalian merasa tidak nyaman dengan keberadaanku?" tanya Lucy.
...***...