Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 236 - Semua belum berakhir!



...***...


Louis membuka kedua matanya saat melihat semuanya dengan jelas lewat penerawangannya.


Saat ini dirinya terduduk di kursi yang semula di duduki Rei sebelum tuannya itu pergi untuk menyelamatkan kedua sepupunya.


Louis duduk dengan posisi tegap, kedua tangannya terlipat rapi di depan dada.


"Tuan… dia sudah berhasil membangunkan satu kekuatan yang tertidur dalam tubuhnya lagi," bisiknya pelan.


Louis beralih fokus pada Lusia yang kini terbaring dihadapannya. Ia diam memandangi wajah gadis itu yang tampak sangat tenang dengan kedua kelopak mata yang terpejam.


"Kau begitu menyukai tuanku sejak SMP. Aku hanya berharap kau tidak membuatnya terluka setelah tahu identitasnya yang sebenarnya."



...*...


"A… arghh…" Elvina meringis menahan rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuhnya.


Kedua matanya yang mulai mengabur menatap ke arah Joe yang kini terlihat bangkit dari posisi semula.


Joe bangun dan berjalan menuju arahnya dengan langkah yang tampak tergopoh-gopoh.


Elvina tidak dapat melihat sosoknya dengan jelas, tapi ia dapat melihat siluetnya yang terus bergerak mendekat menuju arahnya.


"Lupakan apa yang kau katakan tadi. Kau sudah kalah, dan kau akan ikuti denganku." Joe berdiri di depan Elvina, ia berjongkok menarik tangan Elvina.


Tidak! Aku tidak ingin ikut denganmu! Elvina berusaha menggerakkan tubuhnya, mengambil alih seluruh pergerakannya. Namun gagal, energinya sudah habis, dan ia tak bisa bergerak sama sekali.


Joe menarik tangan Elvina, ia menariknya dan membopong tubuhnya yang kini benar-benar lemah.


Lepaskan aku! Aku tidak ingin ikut denganmu! Kenapa aku tidak bisa bergerak? Kenapa harus di saat seperti ini aku kehabisan energiku? Apa yang harus aku lakukan? Rei… andai saja kau ada di sini… pekik Elvina dalam hati.


Joe berbalik akan membawa Elvina pergi dari sana. Membawa wanita itu sesuai perintah yang diberikan oleh profesor padanya.


Bugh!


Tubuh Joe terpental. Tubuh Elvina sampai terlepas dari dekapannya dan terlempar di udara.


Rei yang melihat itu segera terbang dan menangkap tubuhnya.


Elvina samar-samar dapat melihat dan merasakan bahwa lelaki yang datang untuk membantunya itu adalah sepupunya.


Rei… Elvina beradu pandang dengannya sekilas sebelum akhirnya tak sadarkan diri.


Rei kloning, segera bergerak membawa Elvina menuju tepi jalan dan merebahkannya di tanah berumput.


Tak lama, ia bangkit untuk menyelesaikan Joe yang baru saja di hajarnya dalam satu kali serangan.


Joe yang melihat Rei muncul, berdiri dengan tertatih. Ia memegangi bagian tubuhnya yang baru saja di serangnya.


"Kau memang tidak tahu malu menyerang seorang perempuan," ujar Rei.


"Kau…"


Joe mengepalkan tangannya erat. Ia menatap tajam Rei yang berdiri dihadapannya.


Joe ingin sekali berhadapan dengan Rei, namun energinya yang terkuras akibat serangan Rei barusan benar-benar berhasil membuatnya berubah pikiran.


"Ini semua belum berakhir!" Joe berbalik, ia bergegas melarikan diri. Di tengah usahanya melarikan diri, ia menghempaskan tangannya hingga membuat keadaan kembali seperti semula.


Waktu yang sempat terhenti, kini kembali seperti sedia kala. Orang-orang kembali bergerak bersamaan dengan lalu lintas padat yang kembali melaju seperti sebelumnya.


Beberapa kerusakan yang ia ciptakan juga mendadak kembali seperti sebelum kerusakan terjadi.


Rei hendak mengejar Joe, tapi langkahnya langsung tertahan.


...***...