Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 377 - Nicole



...***...


"Memangnya kenapa?"


"Gedung itu, berada di lokasi terjadinya… tragedi beberapa tahun yang lalu," lirih Ethan.


"Maksudmu…" Jean menatapnya dengan wajah terkejut.


Ethan mengangguk pelan seakan tahu apa yang di pikirkan oleh wanita itu.


"Tragedi pengeboman yang menewaskan Elena," gumam Ethan pelan.



Sesaat terdiam. Tidak ada sepatah kata pun yang terlontar dari bibir mereka masing-masing. Keadaan hening sesaat, tragedi beberapa tahun silam itu, masih cukup membekas dalam ingatan mereka. Tragedi pengeboman yang membuat Elena, salah satu rekan Lucy tewas dalam peristiwa itu.


"Pilihanmu tepat untuk tidak membahas mengenai hal itu dengan Lucy," kata Daniel memecah keheningan.


"Kalau Lucy tahu, dia akan terpuruk. Aku tidak ingin dia sampai keluar lagi dari aliansi kita." Jean menimpali.


...*...


Sudah hampir seminggu Derek dan Pricilla berada di London guna mencari keberadaan Jessy yang sampai saat ini masih belum mereka temukan.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kita sudah hampir seminggu di London, dan kita belum menemukan keberadaan Jessy di manapun. Bahkan kita sudah mencarinya setiap hari dan berulang kali pindah penginapan, tapi kita tak kunjung menemukan keberadaannya," ujar Pricilla yang kini duduk dihadapannya. Mereka sedang berada di salah satu restoran, menikmati makan siang guna memenuhi kebutuhan mereka.


Pricilla dan Derek seperti hari-hari sebelumnya sedang sibuk mencari keberadaan Jessy.


"Kita sudah terlalu lama di London, dan aku yakin mereka pasti para LGE serta EA mulai memperketat penjagaan mereka. Kita harus secepatnya keluar dari London," kata Derek.


"Sekarang bagaimana? Apa yang akan kita lakukan sekarang? Apa kita akan menunggu mereka menemukan kita dan menangkap kita seperti apa yang kita takutkan?" Pricilla menelan makanannya yang baru saja ia kunyah.


"Caranya?"


"Kita coba kembali ke universitas yang semula kita datangi, dan kita tanyakan sekali lagi." Derek meraih minumannya dan meneguknya pelan.


"Lagi? Sudah nyaris lima kali kita pergi ke sana, bahkan sampai saat ini kita belum menemukan petunjuk apapun. Bagaimana bisa kau begitu yakin, kalau kita kembali ke sana kita akan menemukan keberadaan Jessy?"


"Kali ini kita cari dengan cara lain."


...*...


Derek dan Pricilla mengunjungi universitas tempat Jessy menghadiri seminarnya, setelah tiba di sana. Mereka menggunakan cara lain agar bisa menemukan keberadaan Jessy.


Derek menemui salah satu dosen yang mengajar di sana dan meminta petunjuk darinya. Setelah gagal mendapatkan petunjuk dari satu dosen, mereka mencari dosen lain dan menanyai tentang seminar yang mereka gelar.


Setelah hampir berjam-jam, akhirnya mereka baru menemukan titik terang dari salah satu dosen yang juga ternyata ikut dalam seminar yang dihadiri wanita itu.


"Here!" Nicole menghentikan mobilnya di depan sebuah hotel.


Jessy dan Derek yang ikut menumpang dengannya lalu beralih fokus pada bangunan yang ada di depan mereka.


"Semua yang ikut dalam seminar menginap di sini, dan beberapa seminar lain akan di adakan dalam waktu dekat. Akhir-akhir ini memang kami cukup sibuk dengan seminar yang datang di Minggu yang sama," tuturnya.


"Baiklah, terima kasih untuk tumpangannya, dan terima kasih juga sudah memberitahu kami." Derek dan Pricilla melangkah keluar dari dalam mobil Nicole.


"Bukan masalah, lagipula aku akan pergi menghadiri acara di dekat sini," jawab Nicole.


...***...