
...***...
Louis membelalakkan mata begitu melihat apa yang baru saja terjadi di depan matanya. Ia segera berlari menghampirinya guna memastikan keadaannya.
"Tuan! Tuan…" Louis panik bukan main. Ia melihat Rei tidak sadarkan diri dan tubuhnya dipenuhi darah segar yang mengalir dari luka yang di dapatnya.
Tidak. Aku mohon jangan sampai tuan kenapa-kenapa… Kedua mata Louis berkaca-kaca. Ia benar-benar cemas dengan keadaan Yeon-woo terlebih melihat kondisinya yang begitu parah.
Yeon-woo lantas segera di bawa ke rumah sakit dan Louis segera mengikutinya.
Sementara itu, Yuna dan Chris segera dihubungi oleh pihak rumah sakit begitu Yeon-woo di tangani dokter. Mereka menghubungi Yuna dan Chris lewat Holoswitch milik Yeon-woo.
Dengan panik setengah mati dan wajah basah dengan air mata, Yuna tiba bersama Chris dan bergegas menghampiri ruang UGD tempat Yeon-woo di rawat. Mereka menunggu di luar sementara dokter sedang menangani anaknya.
...*...
"Putra ibu dan bapak mengalami koma," ujar si dokter dengan raut wajah murung.
Mendengar hal itu, Yuna seketika terjatuh tidak sadarkan diri. Beruntung Charis dengan sigap menangkap tubuh wanita yang menjadi istrinya itu.
Chris yang panik segera membawa Yuna ke tempat yang bisa dia gunakan untuk membaringkan istrinya. Beruntung si dokter tidak tinggal diam. Lelaki itu segera meminta perawat untuk membantu Chris. Menuntunnya menuju salah satu ruangan yang kosong yang bisa mereka gunakan.
Sementara itu, Louis yang baru saja mendengarkan ucapan si dokter, hanya bisa diam tanpa kata.
Ia menatap Yeon-woo lewat jendela yang ada pada pintu ruang UGD. Menatap lelaki yang terbaring dalam keadaan koma di dalam sana.
Dia ingin mencari cara lain untuk bisa membawa Yeon-woo dan menukar posisinya dengan Rei di masa lalu. Tapi, Louis sama sekali tidak berniat melakukan rencananya dengan membuat kecelakaan itu terjadi.
"Tuan…" Louis meneteskan air mata. Lelaki itu tanpa sadar melangkah masuk ke dalam ruang UGD dan menghampiri ranjang tempat Yeon-woo terbaring tidak sadarkan diri.
Alat pendeteksi detak jantung yang ada di sana masih sangat berfungsi. Buktinya saja Louis masih bisa mendengar suara detak jantung Yeon-woo walaupun suaranya begitu lemah.
...*...
Louis membuka mata. Begitu pandangannya jelas, dia baru tersadar bahwa tanpa sadar dirinya masuk ke dalam alam bawah sadar Yeon-woo. Tempat dimana kesadarannya lelaki itu berada saat ini.
Hal yang dilihat Louis pertama kali adalah sebuah padang rumput hijau yang begitu indah. Langit yang begitu cerah, dan juga tempat yang begitu nyaman.
Semua pemandangan ini…, seolah merepresentasikan kehidupannya saat ini. Begitu indah, nyaman, dan sangat di cintai.
Tempat ini berbeda jauh dengan representasi dari kehidupan tuan di masa lalu.
Kalau dipikir-pikir, tempat ini mirip seperti dunia mimpi yang diciptakan tuan.
Louis mengedarkan pandangannya ke sekeliling, berusaha mencari sosok Yeon-woo yang entah berada di mana. Louis sama sekali tidak bisa melihat keberadaan lelaki itu di sekitarnya.
"Di dunia nyata, mungkin aku tidak bisa bicara dengan tuan. Tapi kalau di sini, ada kemungkinan."
...***...