Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 573 - Aku menemukan R31



...***...


"Rei!" Elvina dan William terus berjalan bersama. Harap bisa menemukan sepupu mereka yang sejak tadi tidak bisa mereka temukan.


"Aku benar-benar heran, kenapa orang itu membawa Rei melarikan diri ke sini? Bukankah di pulau ini tidak ada apa-apa?" William terus berjalan bersama Elvina di sampingnya.


"Aku juga tidak mengerti, tapi pasti ada alasannya kenapa dia membawa Rei ke sini."


"Tapi, bukankah pulau berisi laboratorium itu ada di pulau yang tadi? Bahkan Melinda dan Andrich juga pergi ke sana."


"Pasti ada sesuatu di tempat ini. Itulah kenapa dia membawa Rei ke sini. Sudahlah, lebih baik kita terus fokus mencari!"


"Okay. Kalau begitu aku akan pergi duluan, begitu aku menemukan sesuatu, aku akan segera kembali." William berlari dengan menggunakan kemampuannya. Ia segera mencari sepanjang jalan, berharap bisa menemukan jejak Rei yang sedang mereka cari.


Di sisi lain, Elvina berjalan di belakangnya. Entah kenapa, tapi Elvina merasa ada sesuatu di pulau ini yang menyebabkan kenapa Arleta menculik Rei ke tempat ini.


"Aku yakin bahwa dugaanku itu benar!" gumamnya.



...*...


Arleta terus membawa Rei dengan menggunakan kemampuannya. Wanita itu bisa membuat tubuhnya melayang di udara, begitu juga dengan orang yang tengah dibawanya.


Ia membawanya menyusuri jalanan yang semakin lama medannya semakin menanjak. Sampai kemudian, ia menemukan sebuah gerbang tua yang di tutupi oleh rambat tanaman.


Ia menghampiri gerbang yang dilihatnya dan terus berjalan masuk ke dalam sana. Setelah melewati jalanan dan menemukan tangga, akhirnya dia bisa melihat bangunan yang dicarinya.


Sebuah bangunan super besar dan megah. Tertutup oleh rambat tanaman dan juga sebuah perisai medan cahaya yang menutupi seluruh bangunan. Perisai itu membuat seluruh bangunan seolah menghilang dan lenyap, membuat tidak seorangpun bisa menemukannya. Kecuali orang-orang yang memang kenal dengan tempat tersebut.


Arleta mendongak menatap menara di sebelah barat. Menara yang posisinya paling tinggi itu adalah tempat yang harus dia datangi.


"Sebentar lagi, profesor pasti akan terkejut dengan apa yang aku temukan," gumamnya sambil membawa Rei masuk dan membawanya pergi ke menara tersebut.


Tak butuh waktu lama, begitu mereka tiba di menara. Arleta segera membawa Rei ke salah satu ruangan.


Di dalam ruangan itu, ia segera membaringkan tubuh Rei di atas sebuah ranjang operasi di salah satu ruang rawat.


Wanita itu segera mengikat tubuh Rei dengan tali yang ada.


"Aman. Sekarang aku hanya perlu menghubungi profesor," gumamnya pelan.


Arleta mengeluarkan telecosys nya dan segera menghubungi lelaki itu. Memintanya untuk datang ke menara di pulau seberang, karena ada hal yang harus dia tunjukkan padanya.


"Kenapa kau menghubungiku?" Suara lelaki itu terdengar jelas di seberang sana.


"Profesor, saya menghubungi karena ada hal penting yang harus saya katakan."


"Hal penting apa?"


"Anda pasti akan sangat terkejut dengan hasil tangkapan saya hari ini."


"Tangkap?"


"Coba tebak! Saya menemukan seorang lelaki yang setahun yang lalu sempat melarikan diri dan kita sempat menganggapnya telah mati."


"Apa?!"


"Saya…, menemukan R31." Arleta menatap ke arah Rei.


...***...