Adventure In The Dark

Adventure In The Dark
Tragedy 111 - Awasi dia



...***...


Pria itu melangkah masuk ke dalam sana. Berdiri di dalam ruangan yang hanya diterangi cahaya lampu temaram.


Di sana, bersembunyi dibalik kegelapan. Duduk di sisi. Di atas kursi kebesarannya, pria yang menjadi tuannya itu berada.


"Apa yang sebenarnya ingin kau sampaikan padaku?" Bariton suaranya terdengar menginterupsi seisi ruangan yang hanya dijaga oleh beberapa orang saja termasuk dirinya.


Pria itu membungkuk dihadapannya, memberikan hormat. "Aku datang kemari untuk menyampaikan sesuatu, tuan. Ini tentang Joe. Tadi siang aku tidak sengaja bertemu dengannya di hutan, dan dia sedang berusaha menangkap salah seorang evolver."


"Lantas apa masalahnya? Bukankah sejak awal dia memang ditugaskan untuk menangkapnya."


"Aku mengerti. Namun yang menjadi masalahnya, orang yang mereka kejar bukanlah target yang harus ditangkapnya, melainkan orang lain."


"Maksudmu?"


"Aku sudah mencari informasi mengenai orang yang dikejarnya. Tapi dilihat dari semua data yang ada di laboratorium, aku tidak dapat menemukannya sama sekali. Maka dari itu, aku kemari ingin memastikan apakah ada evolver lain yang melarikan diri dari laboratorium? Evolver tanpa data yang tercatat pada sistem kita?"


"Seharusnya tidak ada hal seperti itu. Karena setiap evolver yang berada di laboratorium sekaligus yang melarikan diri dan menghilang sampai saat ini, semua datanya tercatat pada sistem. Tapi apakah kau yakin, kalau yang Joe kejar adalah seorang evolver?"


"Aku sendiri tidak yakin, tuan. Karena dia memiliki aura seorang manusia murni, namun yang membuatku bingung dia juga memiliki kemampuan seperti seorang evolver yang bahkan lebih dari satu. Selain itu… kemampuan memulihkan dirinya lebih cepat dari evolver biasa," jelasnnya.


"Apa?" Pria itu mengerutkan keningnya. Ia bertopang dagu, terdiam dengan otak yang berusaha mencerna setiap penjelasannya. "Kau yakin?" Pria itu kembali memastikan.


Ini tidak masuk akal, bagaimana mungkin manusia murni memiliki kemampuan seperti itu? Yang membuatku semakin tidak mengerti, kenapa Joe mengejarnya? Pasti ada sesuatu yang mereka sembunyikan dariku, pikirnya.


Ia mendongak menatap lelaki dihadapannya. "Aku ingin kau awasi dia, dan pastikan sekali lagi apakah dia evolver atau bukan. Selain itu, terus awasi apakah Joe masih mengejarnya atau tidak. Kau bisa melakukannya, 'kan? Kalau dia memang benar-benar evolver, segera bawa dia kemari. Kalau bisa, sebelum Joe berhasil menangkap mereka."


"Baik, tuan. Saya mengerti."


"Kau memang bisa aku andalkan, Andrich…"



...*...


"Kau terluka parah," ujar profesor yang kini berdiri di depan layar hologram yang menunjukkan sistem tubuhnya. Joe terdiam tanpa kata, ia benar-benar tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya mengenai ini semua. Setelah apa yang terjadi seperti ini, profesor pasti akan menanyai dirinya mengenai alasan kenapa dirinya bisa terluka.


Kenapa aku bisa ada di sini? Siapa yang membawaku kemari? Padahal seingatku saat aku di hutan, kami dalam keadaan kesulitan. Juan dan Aaron terikat di atas pohon, sedangkan aku berusaha keras untuk memadamkan api yang membakar tubuhku. Setelah itu, aku tidak sadarkan diri dan tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya, pikir Joe.


Profesor memperhatikannya. Ia lantas menghampiri Joe, dan berdiri di tepi ranjangnya.


"Bisa kau jelaskan mengenai apa yang sebenarnya terjadi?" Tiba-tiba profesor berucap. Joe bergegas menundukkan kepalanya. Ia tidak ingin beradu pandang dengan profesor yang kini memandanginya.


...***...