The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Extra Rean 117 (End)



Adrian dan Kinan sarapan bubur pagi itu dengan suasana yang sedikit canggung. Entah mengapa mereka merasakan hal seperti itu. Padahal, biasanya mereka sarapan sambil berbagi cerita. Ya, meskipun Kinan yang biasanya aktif berbicara.


Namun, entah mengapa pagi itu keduanya sama-sama merasa ada sesuatu yang berbeda. Apalagi, Kinan tidak hanya merasakan suasana sarapan yang berbeda. Tetapi juga, dia merasakan sesuatu yang berbeda pada bagian tubuhnya di bawah sana. Eh,


"Ehm, hari ini ke kantor, Mas?" tanya Kinan setelah beberapa saat terdiam. Rupanya, bibirnya sudah gatal untuk berbicara.


"Iya. Ada janji dengan klien jam 9. Tapi hanya sebentar, kok. Setelah itu bisa langsung pulang," jawab Adrian sambil menyuapkan sesendok bubur kembali ke dalam mulutnya.


Kinan langsung menoleh ke arah sang suami. "Eh, kenapa langsung pulang, Mas? Tidak usah buru-buru tidak apa-apa, kok."


Jawaban Kinan tersebut sukses membuat Adrian salah tingkah. Dia merutuki mulutnya yang entah mengapa mengucapkan hal seperti itu tadi. Adrian tidak mau jika Kinan beranggapan kalau dirinya ingin cepat pulang agar bisa segera mendapatkan 'jatah' kembali.


Namun, belum sempat Adrian menjawab ucapan sang istri, Kinan sudah kembali menyahut.


"Mas Ian mau 'nambah' nanti siang?" tanya Kinan tanpa dosa.


Sontak saja Adrian semakin salah tingkah setelah mendengar pertanyaan Kinan.


"Ti-tidak. Bukan begitu," jawab Adrian sambil menggeleng-gelengkan kepala dengan cepat. Dia merasa gugup setelah mendengar pertanyaan Kinan. Adrian tidak mau Kinan beranggapan jika dirinya sudah ketagihan dengan apa yang sudah mereka lakukan semalam. Padahal, kenyataannya adalah iya. 🤧


Kinan mencebikkan bibir sekilas sambil menahan senyuman. Dia tahu jika sebenarnya sang suami berniat untuk menghabiskan banyak waktu dengannya setelah semalam mereka bertukar cairan. Namun, Kinan tidak ingin membuat Adrian semakin malu.


Setelah sarapan dan bersiap-siap, Adrian langaung berpamitan untuk berangkat ke kantor. Seperti biasa, Kinan segera mengantar sang suami berangkat hingga depan rumah.


Seperti biasa, Kinan dengan heboh menceritakan jika dia sudah berhasil kebobolan. Entah mengapa dia tidak merasa sungkan dan malu menceritakan hal itu kepada sahabatnya tersebut.


Dena, sahabat Kinan, hanya bisa menggelengkan kepala saat mendengar cerita Kinan. Ya, meskipun Kinan tidak menceritakan secara detail apa yang sudah dilakukannya, namun Dena cukup merasa lega jika sahabatnya itu sudah benar-benar menjadi seorang istri seutuhnya.


Hari berganti hari. Hubungan Kinan dan sang suami juga semakin baik. Kini, Kinan dan Adrian sudah pindah kembali ke apartemen Adrian. Adrian masih menolak tinggal di rumah yang sudah disiapkan untuknya. Menurut Adrian, dia dan Kinan masih merasa nyaman tinggal di apartemen.


Kini, tak terasa usia pernikahan Kinan dan Adrian sudah memasuki bulan ke empat. Selama itu pula, Adrian tak bosan-bosan 'bercocok tanam' agar segera panen. Namun, Kehendak Yang Maha Kuasa masih belum memberikan mereka momongan.


Orang tua Kinan dan Adrian pun juga terlalu mendesak mereka untuk segera memiliki momongan. Para orang tua hanya bisa memberikan doa dan dukungan untuk kedua suami istri tersebut.


Penantian keduanya akhirnya berbuah manis saat usia pernikahan Kinan dan Adrian memasuki bulan ke enam. Kinan dinyatakan positif hamil. Kedua orang tua Adrian dan Kinan, merasa sangat bahagia mendengar berita kehamilan Kinan tersebut. Bahkan, orang tua Adrian langsung meminta Kinan dan Adrian pindah ke rumah mereka. Mama Adrian tidak mau jika Kinan sampai kelelahan dan merasa kesepian. Mau tidak mau, Kinan dan adrian menuruti permintaan orang tua mereka. 


End.


Begitulah cerita Kinan dan Adrian yang sudah ada di akhir cerita. Kehidupan tidak selalu mulus tanpa ada suatu cobaan. Tidak juga selalu manis atau pahit untuk dijalani. Namun, semua itu tergantung bagaimana cara manusia menyikapi. 


Terima kasih untuk semuanya yang sudah setia menunggu sampai akhir. Othor minta maaf jika up nya menunggu waktu senggang untuk mengetik. 🙏🤗


Sebagai ganti cerita ini, ada cerita baru othor yang sudah launching. Judulnya "Kok, Jadi Nikah?"


Silahkan kepoin ceritanya dan semoga bisa menghibur. 🤗