The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Musim - 2 Pesan dari Kenzo



Reyhan cukup terkejut melihatnya. Namun, dia tetap melakukan seperti apa yang diminta oleh sang istri.


"Seperti ini?" Tanya Reyhan sambil masih mengusap-usap perut Fida.


"Hu um." Jawab Fida sambil memejamkan matanya. "Mas, ikut berbaring sini dong. Aku juga mau di puk puk sambil dipeluk." Lanjut Fida.


"Eh," Reyhan menghentikan kegiatannya. Dia bingung harus melakukan apa. Namun, sang istri terus merajuk. Akhirnya, mau tidak mau Reyhan mengikuti kemauan sang istri.


Reyhan segera beringsut naik ke atas tempat tidur. Dengan canggung, dia membaringkan tubuhnya di belakang sang istri. Fida yang tidak sabar langsung menarik tangan sang suami dan membawanya pada perutnya.


"Usap-usap lagi, Mas. Sambil dipeluk juga. Biar rasa sakitnya hilang." Kata Fida sambil memejamkan matanya.


"Eh, mana ada pelukan bisa menghilangkan rasa sakit?" Tanya Reyhan sambil masih mengusap-usap perut Fida.


"Ada lah. Rasa sakit bisa berkurang jika rasa bahagia lebih mendominasi, Mas. Aku bahagia jika dipeluk sambil diusap-usap seperti ini." Kat Fida sambil mengeratkan tangan Reyhan pada perutnya.


Jantung Reyhan berdegup dengan kencang saat Fida mengeratkan tangannya. Namun, dia berusaha mengendalikan diri. Reyhan meyakini jika hal ini cepat atau lambat pasti akan terjadi. Mereka sudah menikah. Mereka sudah menjadi suami istri sekarang. Jadi, mau tidak mau Reyhan harus membiasakan diri dengan hal intim seperti ini.


Reyhan masih tidak memindahkan tangannya pada perut sang istri. Dia masih mengusap-usapnya, sambil sesekali mengecupi tengkuk Fida beberapa kali.


"Eh, ini ya menempel pada tengkukku, bibir kamu ya, Mas?" Tanya Fida sambil sedikit menoleh.


"Ehm, ma-maaf."


"Aiisshh, kenapa harus minta maaf sih. Aku suka kok. Mulai sekarang, jangan takut-takut lagi untuk melakukan apa yang kamu inginkan, Mas." Kata Fida.


"Hhhhh, memangnya apa yang aku inginkan?"


"Ya, itu. Melakukan itu. Ini buktinya ada yang mengganjal di bagian bawah." Kata Fida dengan santainya sambil menggerak-gerakkan bagian bawah tubuhnya.


"Eh, ja-jangan di gerak-gerakkan. Aduuhh." Kata Reyhan panik. 


Bagaimana tidak, Fida dengan sengaja menggesek-gesekkan b🤭k🤭ngnya pada Rj yang saat itu sudah mulai bereaksi. Namun, saat Fida sudah bereaksi, Rj benar-benar langsung hormat grak. Reyhan hanya bisa pasrah saat sang istri menggodanya. Namun, beberapa saat kemudian, Fida menghentikan aksinya. Dia menoleh menatap wajah sang suami yang tengah meringis menahan sesuatu yang mendesak ingin segera dituntaskan.


"Hehehe, maaf Mas. Aku hanya penasaran tadi. Selama ini aku hanya bisa lihat di link-link pemersatu bangsa yang dikirim teman-teman. Ternyata bisa segede itu ya aslinya. Hehehe." Kata Fida seolah tanpa dosa karena telah membangunkan ular kobra.


"Link pemersatu bangsa?" Seketika Reyhan teringat perkataan Kenzo saat di rumahnya tadi pagi. Dia juga akan mengirimkannya link video pemersatu bangsa itu. 


Seketika Reyhan menoleh menatap ponselnya yang tengah tergeletak di atas nakas. Dia memang belum membuka ponselnya itu sejak tadi. Reyhan meraih ponselnya dan membuka aplikasi perpesanan di sana. Seketika mata dan mulutnya membuka lebar saat melihat sudah ada banyak sekali pesan masuk dari Kenzo. Matanya semakin membulat saat mengetahui pesan-pesan yang dikirimkan Kenzo hanya berupa link. 


Aasshhh ouuwhhh yaaa. Eemmmppphhh.


Reyhan langsung mengakhiri video tersebut. Namun, Fida sang sempat mendengarnya pun langsung berbalik menatap wajah Reyhan yang masih terlihat terkejut.


"Eh, sepertinya itu tadi video hokya-hokya ya, Mas?" Tanya Fida sambil membalikkan tubuhnya hingga kini menghadap Reyhan.


"Ehm, i-iya. Ini tuan Kenzo mengirim link video." Jawab Reyhan.


"Benarkah? Mana, coba lihat." Pinta Fida.


Reyhan menunjukkan ponselnya kepada sang istri.


"Waahh, banyak sekali. Berapa banyak ini, Mas?" Tanya Fida.


"Entahlah. Coba dilihat dulu." Jawab Reyhan.


Satu, dua, tiga, empat, dan mata Reyhan tak mampu lagi menghitungnya. Dia melihat jumlah pesan dengan teriakan tertahan. 


"Hhaaaah?! Ada 536 link? Memang mereka pakai gaya apa saja bisa sampai sebanyak ini?"


.


.


.


.


.


\=\=\=\=\=


Cerita Fida dan Reyhan tidak akan sebanyak Kenzo dan Vanya, konfliknya juga tidak berat. Othor nggak bisa buat konflik berat-berat.


Untuk informasi kapan up dan karya terbaru, bisa mampir di ig othor @keenandra_winda


Thank you