
Dan, disinilah mereka semua berada. Bian, Revina dan juga mama Fida. Mereka bertiga sedang menunggu panggilan untuk memeriksakan apakah Revina benar-benar hamil. Sekitar dua puluh menit kemudian, nama Revina sudah di panggil. Revina dan Bian segera masuk ke ruangan periksa, sementara mama Fida menunggu di luar.
"Selamat, pak Bian, istri Anda sedang mengandung. Usia kandungan bu Revina sudah mencapai lima minggu." Kata dokter Risma sambil menunjuk ke arah monitor kecil yang berada di dekat Revina.
Seketika Revina dan Bian merasa sangat bahagia. Mereka benar-benar tidak menyangka jika saat ini Revina tengah mengandung. Hal yang sama juga di rasakan oleh mama Fida. Dia merasa sangat bahagia karena akan segera memiliki cucu.
Berita kehamilan Revina pun sudah di dengar hingga ke keluarga El. Mereka juga turut merasa bahagia dengan berita kehamilan tersebut.
•••
Tak terasa dua bulan sudah berlalu. Kini, Fara tengah berjuang untuk melahirkan bayinya. El dengan sabar menemani sang istri yang tengah berjuang untuk melahirkan putra mereka. Setelah berjuang sekitar satu jam, kini lahirlah buah hati pertama mereka yang berjenis kelamin laki-laki.
El tak kuasa menahan harunya saat pertama kali menggendong sang putra untuk di adzani. Dengan tangan yang masih gemetar, dia berusaha untuk melafalkan adzan dan iqomat di dekat telinga sang putra dengan baik.
Mommy Vanya dan daddy Kenzo pun juga sangat bahagia. Mereka langsung memonopoli sang cucu. Bahkan, El tidak kebagian waktu untuk menggendongnya.
"Mom, jangan dibiasakan di gendong terus. Nanti jadi kebiasaan." Kata El sambil membantu Fara berjalan ke kamar mandi.
"Mommy hanya menggendong sebentar, El." Kilah mommy.
"Iya, sebentar. Sejak tiga jam yang lalu dibilang sebentar." Gerutu El.
Mommy Vanya hanya bisa tertawa melihat sang putra mengomel. Hal yang sama juga dilakukan oleh daddy Kenzo. Daddy bahkan sudah dua hari ini tidak pergi ke kantor dan hanya sibuk mengganggu sang cucu.
"Siapa nama cucu mommy, El?" Tanya mommy Vanya.
"Namanya …."
•••
Enam bulan sudah berlalu. Kini Bian dan Revina sedang mempersiapkan kelahiran sang buah hati. HPL yang kurang dari seminggu lagi membuat Revina sudah mulai merasakan kontraksi ringan.
Pagi itu, Revina tengah menyiapkan baju untuk Bian. Hari ini, mereka berencana untuk memeriksakan kandungan Revina karena sejak semalam kontraksi yang dirasakan oleh Revina sudah mulai sering.
"Kamu nggak ngabari mama, Dek?" Tanya Bian saat membantu Revina memasuki mobil.
"Nggak usah deh, Mas. Aku nggak mau membuat mama khawatir." Jawab Revina.
Revina yang sudah merasakan kontraksi pada perutnya benar-benar merasa kesakitan. Beruntung lima menit kemudian, nama Revina sudah di panggil. Revina dan Bian segera masuk ke dalam ruang periksa.
Betapa terkejutnya Revina dan Bian jika ternyata Revina sudah hendak melahirkan. Dia sudah mengalami pembukaan tiga. Seketika Bian langsung menghubungi sang mertua. Mama Fida yang mendapati kabar dari sang menantu langsung bergegas ke rumah sakit.
Menjelang sepuluh malam, Revina baru berhasil melahirkan buah hati pertamanya yang berjenis kelamin perempuan tersebut. Baik Revina dan juga Bian benar-benar bersyukur dengan kelahiran putri pertama mereka.
Rasa bahagia juga dirasakan oleh keluarga besar Revina dan juga Bian. Mereka bahkan sudah tidak sabar untuk membawa cucu baru mereka pulang.
"Kalian akan memberi nama siapa kepada cucu Mama?" Tanya mama Fida kepada Bian dan Revina.
"Kami sudah sepakat untuk memberinya nama …."
End.
.
.
.
.
.
\=\=\=\=\=
Mungkin ada yang mau kasih saran othor untuk memberi nama kepada putranya El dan putrinya Revina? 🤭
Terima kasih untuk semuanya yang sudah menemani othor sampai di sini. Cerita ini sudah end. Mohon maaf jika selama menulis cerita ini othor banyak salah dan ceritanya tidak sesuai dengan harapan reader semuanya. Cerita ini hanya sebagai bentuk halunya othor saja.
Sekali lagi, terima kasih yang sudah menemani othor. Setelah ini, othor pamit untuk rehat dulu dari platform ini.
Untuk yang tanya kenapa cerita Khanal Story tidak up, othor sudah sampaikan di ig jika cerita itu hiatus dulu. Sampai kapan? Othor belum bisa jawab. Nanti, in sha Allah akan disampaikan di ig. Atau jika berkenan, bisa klik follow di akun othor yang gambar mawar putih. Akan ada notifikasi jika up karya terbaru.
Big hug untuk reader semua dari othor 🤗