The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Extra Part M2.1



Satu tahun sudah El menempuh pendidikan di luar negeri, tepatnya di Ohio University. Selama satu tahun itu pula, dia tidak pulang ke rumah, meski sang mommy selalu memintanya untuk pulang saat liburan. Namun, El selalu menolak keinginan sang mommy.


Hal yang berbeda terjadi kali ini. Opa Mike jatuh sakit. Mommy Vanya benar-benar meminta El untuk pulang. Mau tidak mau, El menuruti keinginan sang mommy. Dia juga takut jika kepulangannya kali ini adalah kesempatan terakhirnya untuk bertemu dengan Opa Mike, mengingat sakit beliau sudah stadium akhir.


Dan, benar saja. Dua hari setelah kedatangan El, Opa Mike berpulang. Semua keluarga berduka dengan kepergian Opa Mike. Tak terkecuali El. El yang merupakan cucu laki satu-satunya keluarga Abram, merasa sangat sedih. Kezia, adik sang papa juga hanya mempunyai satu orang putri yang kini masih berusia empat belas tahun.


Kini, satu minggu sudah sejak kepergian Opa Mike. Mommy Vanya dan daddy Kenzo masih tinggal di rumah Oma Tari. Mereka masih tidak tega membiarkan Oma Tari tinggal sendiri. Siang itu, mommy Vanya meminta El untuk mengantarkannya ke rumah sakit. 


"Kenapa ke rumah sakit, Mom?" Tanya El yang saat itu sedang memainkan ponselnya di ruang tengah rumah Oma.


"Mau menjenguk Om Reyhan. Sejak kemarin Om Reyhan di rawat di rumah sakit. Asam lambungnya kambuh lagi." Jelas mommy.


"Kenapa nggak sama daddy?" Tanya El. Pasalnya, dia memang sedikit menjaga jarak dengan Revina. Jika dia ikut ke rumah sakit, besar kemungkinan dia akan bertemu dengannya di sana.


"Kamu ini bagaimana, daddy kamu kan sedang ke Bogor. Sudah cepat antar Mommy, nggak pakai lama." Kata mommy Vanya.


Jika sudah seperti itu, El benar-benar tidak bisa berkutik lagi. Mau tidak mau dia segera bangkit berdiri untuk mengantarkan sang mommy.


"Mampir ke toko kue di depan. Setelah itu, ke toko buah." Kata mommy Vanya.


"Iya."


Tak berapa lama kemudian, mereka sudah sampai di toko kue. Mommy Vanya segera turun dan langsung berjalan memasuki toko kue tersebut. Sekitar sepuluh menit kemudian, mommy Vanya sudah selesai dan kembali ke dalam mobil.


"Mom, dulu katanya Mommy pernah bekerja di toko kue?" Tanya El sambil mengemudikan mobilnya.


"Iya, benar. Sebelum menikah, mommy sempat bekerja di toko kue. Hal itu juga yang membuat mommy bertemu dengan daddy kamu, dan akhirnya kami menikah."


Mommy Vanya langsung menoleh menatap wajah sang putra. Dia sendiri masih bingung bagaimana menceritakan peristiwa masa lalunya dengan sang suami. Akhirnya, mommy Vanya hanya bisa mengangguk mengiyakan.


Tak berapa lama kemudian, mereka sudah sampai di depan toko buah. Mommy Vanya kembali turun sementara El menunggu di depan toko tersebut. Setelah beberapa saat kemudian, mommy Vanya sudah kembali dengan membawa sekeranjang buah. El segera melanjutkan perjalanan.


Saat hendak berbelok di perempatan dekat sekolah, entah mengapa El kehilangan fokusnya dalam mengemudi. Dia tidak melihat ada seorang anak SMA yang berjalan tergesa-gesa hendak menyeberang. El yang terkejut tidak sempat mengerem kendaraan dari jauh. Hingga kecelakaan pun tak bisa di hindari. Mobil yang dikemudikannya menyerempet siku anak SMA tersebut.


Teriakan terdengar di semua penjuru. Mommy Vanya juga langsung histeris. Banyak orang yang berada di sana langsung menghadang mobil El. El dan mommy langsung turun dari mobil. Mereka segera membawa korban ke rumah sakit.


.


.


.


.


.


\=\=\=\=\=


Mohon maaf masih slow up ya, kerjaan di RL masih belum bisa ditinggal.


Untuk informasi kapan up dan karya terbaru, bisa mampir di ig othor @keenandra_winda


Terima kasih