
Setelah membaca pesan pada caption bawah foto Shanum, Cello langsung tersedak salivanya sendiri. Dia terbatuk-batuk hingga menegakkan tubuhnya dan meletakkan proposal yang sejak tadi dibaca oleh Cello.
Uhuk uhuukkk.
Daddy El yang melihat tingkah Cello pun langsung menoleh. Dia merasa bingung dengan apa yang dialami oleh sang putra.
"Ada apa Cell?" tanya daddy El sambil menoleh ke arah Cello. Dia masih memperhatikan Cello yang masih berusaha meredakan batuknya.
"Nggak apa-apa, Dad. Uhuk, uhukk. Aku lanjutkan besok saja ya," jawab Cello sambil beranjak berdiri.
"Baiklah. Lagi pula ini sudah larut. Biarkan saja disitu, nanti akan Daddy bereskan."
"Terima kasih, Dad. Aku ke kamar dulu," kata Cello sambil buru-buru beranjak ke kamarnya.
Lagi-lagi Daddy El dibuat penasaran dengan tingkah sang putra. Dia hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat apa yang dilakukan oleh Cello. Namun, perhatian daddy El langsung teralihkan pada ponselnya yang berkedip pertanda jika ada sebuah pesan masuk.
Daddy El langsung mengambil ponsel tersebut dan segera membuka nya. Hal yang sama seperti Cello juga dirasakan oleh daddy El. Kedua bola matanya langsung membulat dengan mulut terbuka lebar. Hanya ada satu yang kurang, air liurnya belum sampai menetes. Hehehe.
Daddy El langsung merasa sesak tapi bukan napas saat melihat foto yang dikirimkan oleh mommy Fara. Daddy juga membaca caption yang berada di bagian bawah foto tersebut.
Dapat rekomendasi dari Kak Kiara. Katanya, suaminya langsung engap saat melihat dia memakai baju jaring laba-laba seperti ini. Ehm, kira-kira suamiku engap tidak ya? 🤔
Kalau tidak aku ganti baju sekarang deh. ~ tulis mommy Fara pada bagian bawah fotonya.
Daddy El langsung membulatkan kedua bola matanya. Secepat kilat dia langsung melempar proposal yang sejak tadi dipangkunya ke sembarang arah. Ponselnya pun juga dilempar di sofa belakangnya. Daddy El langsung berdiri dan berlari menuju kamar tidurnya. Dia tidak mau terlambat melihat sang istri memakai baju tersebut.
Ceklek. Daddy El langsung membuka pintu kamarnya. Napasnya memburu karena tergesa-gesa naik ke lantai dua. Daddy El segera menutup dan mengunci pintu. Setelahnya, dia mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru kamar, namun tidak menemukan keberadaan sang istri.
Hal itu sontak membuat daddy El kepanasan dan merasa sesak, tapi bukan napas.
"Ya-yang, dari mana kamu mendapatkan baju jaring laba-laba itu?" tanya daddy El sambil menatap tubuh sang istri tanpa berkedip sedikit pun.
Mommy Fara yang mendengar perkataan daddy El hanya bisa mendengus kesal.
"Mana ada baju jaring laba-laba, Mas! Kamu kira mentang-mentang aku tadi habis bersihkan kamar dan aku mendapatkannya dari sarang laba-laba yang aku bersihkan tadi?!" kata mommy Fara dengan kesal.
Mommy Fara beranjak berjalan sambil melewati daddy El yang masih mematung tak bergerak. Namun, tiba-tiba tangannya ditarik oleh daddy El dan langsung ambruk di atas tempat tidur. Jangan lupakan tangan daddy El yang sudah menjelajah ke semua tempat tersembunyi dan terdalam sekaligus. 🙄
Mommy Fara langsung kelojotan saat mendapat serangan tiba-tiba yang dilakukan oleh daddy El. Dia hanya bisa menggigit bibir bawahnya untuk meredam suara yang akan menerobos pertahanan dirinya. Mommy Fara juga hanya bisa merem melek dengan tangan tak berhenti mer*mas rambut daddy El.
"Yang, gantian dong yang di uyel-uyel. Jangan rambut terus yang dir*mas. Lama-lama aku bisa botak nanti," gerutu daddy El sambil mendongakkan kepalanya.
"Biarin. Jika botak ditambal pakai bulu si Mbut."
"Enak saja. Jangan samakan rambutku dengan hmmmmmmpphhhhh."
Astaga, sempat-sempatnya mereka break di tengah-tengah aktivitas bajak membajak 🤧
Jangan lupa tinggalkan jejak buat othor ya, kasih vote, like dan komen yang banyak. Terima kasih.
Mbut Mbut alias kucing baru mommy Fara