
Hari berganti bulan, kini usia kehamilan Fida sudah mencapai tiga puluh minggu. Selama masa kehamilannya, ada saja keinginan aneh yang sering diminta oleh Fida. Mulai dari selalu ikut Reyhan ke kantor, minta buat tenda di depan rumah, hingga minta memelihara kucing yang dia sendiri takut melihatnya. Alhasil, kucingnya dibuatkan kandang besar yang diletakkan di teras belakang.
Meskipun begitu, Reyhan dengan senang hati memenuhi semua permintaan sang istri. Satu hal yang membuatnya sering kewalahan. Ya, apalagi jika bukan permintaan hokya-hokya Fida yang semakin menjadi-jadi.
Siang ini, Kenzo dan Reyhan yang baru saja selesai membahas proyek baru di kantor GC, tengah melakukan makan siang bersama dengan Ken Geraldy. Mereka sepakat untuk melakukan kerja sama di proyek baru mereka.
"Berapa usia putra anda pak Ken?" Tanya Kenzo sambil menyendok makan siangnya.
"Empat belas bulan, Pak. Kalau putra Anda?" Tanya Ken balik.
"Waahh, hampir sama ternyata usia putra kita. Putraku tiga belas bulan. Mereka bisa jadi sahabat nih. Hahaha." Kata Kenzo.
"Benar itu, Pak. Lalu, usia kehamilan istri pak Reyhan sudah berapa bulan?" Kali ini Ken bertanya kepada Reyhan.
"Usia kehamilan istri saya menginjak tiga puluh minggu, Tuan Ken." Jawab Reyhan.
"Waahh, pasti sudah kelihatan jenis kelamin bayinya ini." Kata Ken.
"Sudah, Tuan. Alhamdulillah perempuan." Jawab Reyhan dengan wajah berbinar bahagia.
"Waahh, sepertinya usia anak-anak kita tidak terpaut jauh, pak Kenzo. Semoga mereka bisa menjadi teman nantinya." Kata Ken yang di angguki oleh kedua orang yang berada di depannya tersebut.
Saat sedang mengobrol, tiba-tiba ponsel Reyhan berbunyi. Kenzo yang berada di sampingnya sudah sangat hafal pasti Fida yang menelepon. Belum sempat Reyhan menjawab panggilan telepon tersebut, Kenzo sudah lebih dulu bersuara.
"Sudah, langsung pulang saja Rey. Istri kamu pasti mengajak untuk mencetak alis atau rambut lagi. Sana langsung pulang saja." Kata Kenzo tanpa dosa.
Seketika Reyhan langsung merasa malu. Bagaimana tidak, hampir setiap hari atau paling lama tiga hari sekali Fida selalu menelponnya saat bekerja. Semenjak usia kandungannya menginjak dua puluh enam minggu, Fida benar-benar bersemangat. Reyhan justru harus terus-terusan mengalihkan keinginan Fida karena takut membahayakan calon bayinya.
Dan, benar saja. Fida menelepon Reyhan untuk memintanya segera pulang. Namun, kali ini bukan karena ingin mencetak alis atau rambut, tetapi karena ada Fida mendapati ada flek saat buang air kecil. Reyhan yang panik segera pamit untuk pulang lebih dulu.
Sepeninggal Reyhan, kedua hot daddy tersebut masih sibuk mengobrol kesana kemari. Mereka masih membahas beberapa poin kerjasama yang akan mereka kerjakan dalam waktu beberapa bulan ke depan.
Sekitar tiga puluh menit kemudian, ponsel Kenzo berbunyi. Dia segera mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang meneleponnya siang itu. Ternyata sang istri yang meneleponnya siang itu.
"Hallo, Sayang. Ada ap…" Belum sempat Kenzo menyelesaikan pertanyaanya, Vanya sudah memotongnya.
"Mas, Reyhan kecelakaan! Sekarang aku di rumah Fida. Dia pingsan setelah mendapat telepon dari kantor polisi. Kamu segera ke rumah sakit sekarang untuk menemui Reyhan. Aku akan menyusul setelah Fida siuman. Akan ku kirimkan alamat rumah sakit tempat Reyhan di bawa. Cepat, Mas!" Kata Vanya berbicara sangat cepat seolah tidak memberi kesempatan kepada Kenzo untuk menjawabnya.
Setelah mengatakan hal itu, Vanya segera menutup panggilan teleponnya. Dia juga mengirimkan alamat rumah sakit tempat Reyhan dibawa setelah kecelakaan. Kenzo masih mencerna berita yang baru saja disampaikan oleh sang istri. Jantungnya mendadak berdetak sangat cepat. Dia berusaha menenangkan diri agar tidak panik. Ken yang melihat ekspresi Kenzo mencoba untuk mencari tahu penyebabnya.
"Ada apa, Pak?" Tanya Ken.
Kenzo yang tersadar pun langsung mengerjap-ngerjapkan matanya. Dia menoleh menatap wajah Ken.
"Eh, maafkan saya pak Ken. Saya harus segera pergi ke rumah sakit. Reyhan kecelakaan."
.
.
.
.
.
\=\=\=\=\=
Seperti yang othor sampaikan dulu, cerita Reyhan dan Fida tidak sebanyak cerita Kenzo dan Vanya. Konfliknya juga tidak berat.
Untuk informasi kapan up dan karya terbaru, silahkan mampir di ig othor @keenandra_winda.
Terima kasih.