The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Extra Rean 17



"Kamu siapa?"


Kinan cukup terkejut saat melihat seorang wanita yang berjalan ke arahnya. Kinan buru-buru meletakkan kembali ayam suwir pedas yang baru saja di sendoknya tersebut. Dia segera meraih tisu dan mengusap bibirnya dari sisa-sisa makanan.


"Ehm, sa-saya….," Kinan tampak kebingungan. Dia bingung harus menjawab apa saat itu. 


Beruntung, saat itu sebuah suara menyelamatkan Kinan dari kebingungan.


"Mama? Kenapa ada di sini?" 


Ya, Adrian tiba-tiba saja sudah berada tak jauh dari wanita yang baru saja datang tersebut. Kening wanita tersebut berkerut saat menoleh ke arah Adrian. Wanita yang baru saja datang tersebut adalah Arsinta Hanggara, mamanya Adrian.


"Siapa dia, Yan?" tanya mamanya Adrian tersebut sambil menatap wajah putranya.


Adrian tampak bingung harus menjawab apa. Dia menatap wajah sang mama dan Kinan bergantian. Secepatnya, otak Adrian harus berpikir dengan cepat untuk menyelamatkan diri.


Karena Adrian masih diam tidak kunjung menjawab pertanyaannya, sang mama langsung mencubit lengan putranya tersebut.


"Auuwwhhh! Sakit, Ma." Adrian meringis sambil mengusap-usap lengannya bekas cubitan sang mama.


"Jawab pertanyaan Mama! Jangan diam saja seperti itu." Mama Adrian masih menatap tajam ke arah putranya tersebut.


Melihat perdebatan ibu dan anak di depannya, Kinan berinisiatif untuk memperkenalkan diri sekaligus menjelaskan siapa dia sebenarnya.


"Perkenalkan Tante, saya…," belum sempat Kinan menyelesaikan ucapannya, lagi-lagi Adrian sudah menyahuti.


"Dia Kinan, Ma. Pacarku," ucap Adrian tiba-tiba.


Duaaarrrrr.


Bagai disambar petir, Kinan langsung tersedak salivanya sendiri. Dia terbatuk-batuk dan harus berpegangan pada ujung pantry agar tidak jatuh tergelincir.


Adrian yang melihat hal itu, langsung buru-buru berjalan menghampiri Kinan. Dia langsung mengambilkan air minum dan tisu untuk mengusap ujung bibir Kinan. Entah bagaimana caranya Adrian bisa bersikap seperti itu.


Tanpa banyak kata, Kinan segera menerima uluran air minum yang diberikan oleh Adrian tersebut. Setelahnya, dia segera menenggak air minum tersebut hingga tandas.


Mama Adrian masih mengamati interaksi Adrian dan juga Kinan tersebut. Sebenarnya, dia cukup terkejut saat mendengar penjelasan Adrian tadi.


"Mama tunggu di ruang tengah. Mama ingin kalian jelaskan semua ini," ucap mama Adrian sambil berbalik. Dia langsung berjalan menuju ke arah ruang tengah.


Setelah sang mama sudah tidak terlihat, Adrian menoleh ke arah Kinan yang kebetulan saat itu juga sedang menatap ke arahnya.


"Apa maksudnya tadi, Om? Jangan main-main, ya." Kinan menatap tajam ke arah Adrian.


Bukannya menjawab pertanyaan Kinan, Adrian justru meraup wajahnya dengan kasar. Sebenarnya, dia sendiri juga bingung harus melakukan apa. Apa yang baru saja terjadi, tidak masuk dalam angan-angannya sama sekali. Dia juga cukup terkejut saat melihat kedatangan sang mama di apartemennya.


Pasalnya, yang Adrian tahu mamanya itu sedang berada di Australia untul menemani sang papa. Entah mengapa dia mendadak muncul di apartemennya.


Merasa tidak mendapat jawaban, Kinan mencubit lengan Adrian seperti tadi yang dilakukan oleh mamanya.


"Auuwwhh! Kenapa kamu mencubitku?!" Adrian menatap tajam ke arah Kinan sambil mengusap-usap lengannya.


"Jelaskan, Om. Jangan diam saja." Kinan sudah tampak kesal.


Belum sempat Adrian menjawab pertanyaan Kinan, terdengar suara mamanya memanggil.


"Yan, cepat kemari!"


Adrian hanya bisa mendesahkan napas beratnya.


"Aku akan menjelaskan nanti. Tapi sekarang, aku minta kamu ikut denganku. Ikuti semua apa yang aku ucapkan, mengerti?"


Kinan masih diam tak bergeming. Tentu saja dia tidak mau menuruti apa yang dikatakan oleh Adrian. Kinan ingin sekali menolak. Namun, lagi-lagi suara mama Adrian terdengar dan berhasil mengurungkan niat Kinan.


"Jika dalam hitungan ketiga kalian tidak segera datang, Mama akan segera nikahkan kalian saat ini juga!"


\=\=\=


Nah lho, bagaimana itu? 🤭


Butuh dukungan nih. Jangan lupa mampir di cerita othor yang baru ya, 'Tetangga Kamar.'


Cerita Zee di 'mendadak istri 2' juga masih on going lho 🤭