The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal
Extra Rean 89



Setelah acara penandatanganan dokumen pernikahan dan pembacaan doa, Kinan dan Adrian menerima ucapan selamat dari para keluarga. Setelah itu, diadakan sesi foto singkat sambil membawa buku nikah masing-masing.


Tak berapa lama kemudian, rangkaian acara tersebut kembali dilanjutkan setelah menerima ucapan selamat dari para tetangga, Kinan dan Adrian harus duduk di pelaminan sederhana untuk mendengarkan beberapa doa dan wejangan pernikahan dari tokoh masyarakat setempat.


Saat itu, Adrian sempat mencuri-curi pandang kepada Kinan. Entah mengapa dia merasa pangling dengan sang istri. Kinan, bukannya tidak menyadari jika Adrian sempat mencuri-curi pandang ke arahnya, tapi dia tidak bisa menegurnya. 


Hampir semua tamu undangan yang hadir, kini tengah memperhatikan mereka. Tidak mungkin bagi Kinan untuk menegur Adrian saat itu. Mau tidak mau, Kinan hanya bisa membiarkan tingkah Adrian.


Hingga menjelang makan siang, seluruh rangkaian acara sudah selesai. Semua tamu undangan sudah bergegas untuk makan siang bersama di tempat yang sudah disiapkan. 


Saat itu, Kinan dan Adrian juga membaur dengan para tamu undangan. Walau bagaimanapun juga, Kinan bukan tipe orang yang canggung dengan para tetangga. Dia sudah biasa bercengkrama dengan para tetangganya ketika pulang ke rumah.


Kinan menerima ajakan para ibu-ibu untuk berfoto. Bahkan, para ibu-ibu juga tidak merasa canggung-canggung meminta Adrian untuk berfoto dengan mereka. Dan, mau tidak mau Adrian menerima ajakan tersebut untuk menghormati mereka.


Sesekali Adrian juga masih memperhatikan Kinan yang sedang mengobrol dengan para tetangga tersebut. Hingga menjelang pukul satu siang, seluruh tamu undangan pun sudah kembali ke rumah masing-masing. 


Tak berapa lama kemudian, seluruh perlengkapan acara pun juga mulai dibereskan. Anggota keluarga Kinan yang hadir, juga masih berkumpul di ruang tengah keluarga tersebut.


Mereka berkumpul bersama dengan dengan orang tua Adrian. Tentu saja mereka semua ingin lebih saling mengenal, terutama kepada Adrian. Mau tidak mau, Adrian mengikuti obrolan tersebut.


Tak berapa lama kemudian, Kinan sudah selesai membersihkan diri. Bahkan, dia juga sudah mandi dan mengganti bajunya dengan dress sederhana berwarna broken white dengan motif bunga-bunga di bagian bawah. Kinan tampak terlihat segar setelah membersihkan diri.


Seperti tadi, Adrian sempat mencuri-curi pandang terhadap Kinan. Dan tentu saja, hal itu tak luput dari perhatian mama Sinta, mamanya Adrian. Mama Adrian yang saat itu tengah duduk di samping sang putra, langsung menepuk lutut Adrian.


"Nggak usah curi-curi pandang seperti itu. Kalau mau lihat, lihat saja langsung yang jelas. Pakai malu-malu segala. Orang sudah duda ini," ucap mama Adrian.


Sontak saja ucapan mama Adrian itu langsung membuat seluruh keluarga tergelak. Hal berbeda justru dirasakan oleh Kinan dan Adrian. Mereka tampak malu-malu saat mendengar ucapan tersebut.


Apa setiap pengantin baru akan seperti ini rasanya? Mereka nggak akan bosan-bosannya menggoda kami? Batin Kinan.


Setelah puas menggoda Kinan dan Adrian, akhirnya mama Kinan meminta sang putri untuk mengajak Adrian membersihkan diri dan ganti baju di dalam kamar. Adrian sudah membawa baju ganti untuknya. Malam ini, Adrian akan menginap untuk pertama kalinya di rumah Kinan setelah sah menyandang sebagai suami.


\=\=\=


Hhhmmm, apakah akan ada kejutan nanti?